• BERITA UTAMA
    • NASIONAL
    • Internasional
    • KABAR DAERAH
    • METROPOLITAN
  • KABAR SEKOLAH
    • SMA
    • SMK
    • MA
    • SMP
    • MTS
    • SD
    • MI/DINIYAH
    • PAUD/TK
  • KABAR KAMPUS
  • KABAR PESANTREN
  • MENULIS
    • Artikel Guru
    • Artikel Dosen/Mahasiswa
    • Opini
  • TIPS EDU
  • EDU INFO
    • Klik Pendidikan
    • Info Pendidikan
    • Info Guru
  • INSPIRASI PENDIDIKAN
    • Inspirasi
  • JEJAK PRESTASI
  • E-PAPER
  • LAINNYA
    • Profil Sekolah
      • SMK
      • SMA
      • MA
      • SMP
      • MTS
      • SD
      • TK/PAUD
      • MI/DINIYAH
    • Ruang Sastra
      • Cerpen
      • Puisi
    • ULASAN BUKU
      • BAHAN AJAR
      • BUKU UMUM
    • SAPA WILAYAH
      • Kecamatan Beji
      • Kecamatan Bojongsari
      • Kecamatan Cilodong
      • Kecamatan Cimanggis
      • Kecamatan Cinere
      • Kecamatan Cipayung
      • Kecamatan Limo
      • Kecamatan Pancoran Mas
      • Kecamatan Sawangan
      • Kecamatan Sukmajaya
      • Kecamatan Tapos
    • WAWASAN PUBLIK
      • Parlemen
      • Pemerintahan
      • Peristiwa
      • Politik
      • Sosial
      • Suara Publik
      • Ekonomi & Bisnis
      • Infotaintment
      • Opini
Swara Pendidikan
  • Login
Monday, February 2, 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Swara Pendidikan
No Result
View All Result

Gawat!! SPMB Depok 2025/2026: Kuota Terbatas, Ribuan Siswa Terancam Putus Sekolah

by SWARA PENDIDIKAN
11 June 2025
in BERITA UTAMA, Depok, Klik Pendidikan
0
Gawat!! SPMB Depok 2025/2026: Kuota Terbatas, Ribuan Siswa Terancam Putus Sekolah

Ratusan siswa SD sambut gembira saat pengumuman kelulusan. (foto.dok.Swara Pendidikan)

 

Swara Pendidikan (Depok) – Permasalahan serius kembali mencuat dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2025/2026 di Kota Depok. Terbatasnya daya tampung sekolah negeri menyebabkan ribuan siswa terancam putus sekolah.

Menurut Eman Sutriadi, Pembina Masyarakat Pemerhati dan Peduli Pendidikan Indonesia sekaligus Ketua Gerakan Depok Bersatu (GEDOR) menilai, tingginya animo masyarakat untuk menyekolahkan anak ke SMP negeri menunjukkan tingkat kepercayaan yang tinggi terhadap pelayanan pendidikan sekolah negeri di Depok.

“Dari 34 SMP Negeri yang ada di Depok, kuota yang tersedia hanya 10.396 kursi. Padahal, jumlah pendaftar mencapai 13.408 murid. Artinya, ada sekira 3.012 siswa yang tidak diterima,” ujar Eman dalam pernyataannya kepada Swara Pendidikan.

BACA JUGA

IKAWANGI Korwil Bekasi Peringati HUT ke-6, Perkuat Solidaritas dan Kebersamaan

Menaker Yassierli Siapkan BLK Jadi Klinik Produktivitas dan Inkubator Bisnis

MAN 1 Bogor Sukses Gelar LKBB LAKARAJA Season 2  Tingkat Jabodetabek

Pemprov Jabar Tegaskan Bantuan Sekolah Swasta Tidak Dihapus, Dialihkan Langsung ke Siswa Miskin

Yang lebih memprihatinkan, lanjut Eman, sekira 30% dari siswa yang tidak diterima tersebut berpotensi mengalami putus sekolah.

“Mereka tidak sanggup membayar biaya sekolah swasta. Padahal pendidikan dasar seharusnya menjadi tanggung jawab negara, sesuai amanat Pasal 31 UUD 1945 dan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional,” tambahnya.

Eman Sutriadi menilai perlu adanya langkah strategis dari Pemerintah Kota Depok untuk mengatasi potensi meningkatnya angka putus sekolah. Ia mendorong Pemkot agar segera melakukan optimalisasi sistem pendidikan.

“Pemerintah bisa meningkatkan kuota penerimaan di sekolah negeri atau memberikan subsidi biaya pendidikan bagi siswa yang harus masuk sekolah swasta. Hal ini penting agar tidak ada anak usia sekolah yang tercecer dari sistem pendidikan,” tegas Eman.

Lebih jauh, Eman mengingatkan bahwa akses pendidikan yang merata adalah indikator utama dari keadilan sosial.

“Sudah saatnya Pemkot Depok mengambil langkah nyata dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas, khususnya anak-anak yang menjadi generasi penerus bangsa,” tandasnya.

Dengan langkah cepat dan solusi konkret, Pemerintah Kota Depok diharapkan mampu menjamin hak setiap anak untuk memperoleh pendidikan dasar yang layak, tanpa terkendala ekonomi maupun kebijakan sistem penerimaan yang belum memadai.

Ini bukan sekadar inisiatif administratif, melainkan gerakan sosial. Data siswa yang rawan putus sekolah harus dipetakan secara cermat, lalu ditindaklanjuti dengan pendekatan yang manusiawi, kolaboratif, dan solutif.

Mari kita jadikan pendidikan sebagai gerakan bersama. Kita pastikan setiap anak Indonesia— khususnya di kota Depok bisa terus belajar, tumbuh, dan bermimpi.

“Karena satu anak yang terselamatkan dari putus sekolah, adalah satu masa depan yang tetap menyala”.**

Gus JP

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

BeritaTerkait

IKAWANGI Korwil Bekasi Peringati HUT ke-6, Perkuat Solidaritas dan Kebersamaan
METROPOLITAN

IKAWANGI Korwil Bekasi Peringati HUT ke-6, Perkuat Solidaritas dan Kebersamaan

by SWARA PENDIDIKAN
1 February 2026
0
0

Ikatan Keluarga Banyuwangi (IKAWANGI) Koordinator Wilayah (Korwil) Bekasi memperingati Hari...

Read more
Menaker Yassierli Siapkan BLK Jadi Klinik Produktivitas dan Inkubator Bisnis

Menaker Yassierli Siapkan BLK Jadi Klinik Produktivitas dan Inkubator Bisnis

31 January 2026
0
MAN 1 Bogor Sukses Gelar LKBB LAKARAJA Season 2  Tingkat Jabodetabek

MAN 1 Bogor Sukses Gelar LKBB LAKARAJA Season 2  Tingkat Jabodetabek

31 January 2026
0

Pemprov Jabar Tegaskan Bantuan Sekolah Swasta Tidak Dihapus, Dialihkan Langsung ke Siswa Miskin

31 January 2026
0

Puskesmas Citeureup Gelar Kerja Bakti Bersama Damkar untuk Tingkatkan Kenyamanan Pelayanan

31 January 2026
0

Pelantikan 14 RT dan 4 RW Desa Sowan Lor Jepara, Camat Kedung Apresiasi Demokrasi Hingga Tingkat Terbawah

30 January 2026
0
Next Post
15 Tahun Berjuang di Kursi Roda, Ahli Waris Tanah Depok Minta Tolong ke Dedi Mulyadi

15 Tahun Berjuang di Kursi Roda, Ahli Waris Tanah Depok Minta Tolong ke Dedi Mulyadi

https://dewanpers.or.id/data

2026 © swarapendidikan.co.id

TENTANG KAMI

  • Disclaimer
  • KERJAMASA DAN IKLAN
  • KODE ETIK JURNALIS SWARA PENDIDIKAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • LOKER / MAGANG
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Swara Pembaca
  • swarapendidikan.co.id
  • Tentang Kami

Follow & Share

No Result
View All Result
  • Disclaimer
  • KERJAMASA DAN IKLAN
  • KODE ETIK JURNALIS SWARA PENDIDIKAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK
    • KODE ETIK JURNALISTIK
  • LOKER / MAGANG
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Swara Pembaca
  • swarapendidikan.co.id
  • Tentang Kami

2026 © swarapendidikan.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In