Swara Pendidikan (Bojongsari, Depok)- Sekolah Al Ma’mun Education Center (AMEC) 3 mengadakan rapat Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026–2027 kepada sejumlah orang tua siswa, pada Selasa (10/2/2026).
Ketua Yayasan AMEC, H. Ma’mun Ridwan mengatakan bahwa AMEC 3 dibangun sebagai pengembangan dari sarana pendidikan sebelumnya. Sekolah ini memiliki pendekatan yang berbeda, yakni dengan menitikberatkan pada pengembangan bakat dan minat setiap peserta didik secara individual.
“Di AMEC 3, kami menerapkan pendekatan individu kepada setiap anak. Bakat dan minat mereka akan dikembangkan secara maksimal. Selain itu, kami juga mengadopsi kebijakan Pemerintah Daerah Kota Depok, seperti program Kampung Agribisnis dan Program Manusia Unggulan dari Gubernur. Program-program ini sangat bagus dan relevan,” tutut Ma’mun Ridwan.
Dia menjelaskan dari sisi kurikulum, AMEC 3 turut mendukung program RSSG dengan memberikan nilai tambah bagi peserta didik.
“Kami ingin anak-anak memiliki nilai plus, tidak sekadar lulus sekolah. Karena itu, kami membekali mereka dengan konsep agribisnis dan kewirausahaan (entrepreneurship) agar siap menghadapi tantangan ke depan,” jelasnya.
Ma’mun Ridwan menambahkan, sosialisasi SPMB ini dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada para orang tua mengenai konsep pendidikan, kurikulum, serta fasilitas yang ditawarkan oleh AMEC 3.
“Kami hari ini mengundang orang tua siswa untuk mengikuti sosialisasi SPMB tahun ajaran 2026–2027,” terangnya.
Untuk jenjang pendidikan, AMEC 3 membuka Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Hingga saat ini, jumlah pendaftar baru untuk jenjang SMP telah mencapai hampir 38 siswa, dari kuota yang disediakan sebanyak 75 siswa pada tahun ajaran ini. Sementara itu, untuk jenjang SMA, para orang tua masih sebatas melakukan kunjungan, bertanya, dan melihat langsung kondisi gedung sekolah.
Ma’mun Ridwan menyampaikan bahwa secara keseluruhan AMEC 3 akan memiliki 30 ruang kelas, dengan kapasitas maksimal 15 siswa per kelas.
“Insya Allah gedung siap dengan total 30 ruang kelas untuk menampung siswa baru. Saat ini baru tersedia tujuh ruang kelas sebagai sampel, karena pembangunan gedung tiga lantai masih berlangsung,” imbuhnya. (Dib)




