Wakil Wali Kota Depok Launching Modul Pendidikan Anti Korupsi Jenjang SMP

by Redaksi
0 Komentar 132 Pembaca

Swara Pendidikan ( Balaikota Depok ) —- Wakil Wali Kota Depok, Ir Imam Budi Hartono melaunching Modul Pendidikan Anti Korupsi untuk Jenjang SMP di Aula Perpustakaan Umum Kota Depok, Kamis (07/12/23)

Acara dibuka dah dihadiri Wakil Wali Kota Depok, Ir Imam Budi Hartono, Kadisdik Depok,Siti Chaerijah Aurijah, Pimpinan BJB KC Depok, Eko Muhamad Yulianto, Kadis Sosial, Kepala DP3APKB, Kabid SMP, Joko Soetrisno, Kepsek SMPN dan Swasta, Kepsek SDN  dan Swasta.

Pemahaman Anti Korupsi sejak dini itu penting, karena korupsi tidak hanya terjadi di lingkungan orang dewasa saja, tetapi bisa menyasar kesiapapun dan dari usia berapapun, ujarnya, usai melaunching Modul Pendidikan Anti korupsi untuk jenjang SMP.

Wakil Walikota Depok, Ir Imam Budi Hartono mengapresiasi kegiatan Dinas Pendidikan (Disdik) yang mengedepankan pendidikan anti korupsi mulai di jenjang SMP. Ia berharap, modul ini bisa menjadi pedoman teknis para guru untuk memberikan pelajaran anti korupsi kepada siswa siswinya.

Pemeritah Kota Depok akan terus mendorong agar setiap sekolah melaksanakan praktik-praktik baik terkait anti korupsi. Baik dalam bentuk pelajaran maupun implementasi dalam kehidupan sehari-hari, tuturnya

Dengan begitu, diharapkan para siswa siswi mengetahui bahaya jika mereka melakukan tindakan korupsi, termasuk sanksi sosial. Karena bisa merugikan banyak pihak,” pungkasnya.

Ada juga mengenai nilai pembentukan perilaku antikorupsi, korupsi merusak moral dan merusak kehidupan ber negara.

Sementara ditempat yang sama Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Depok, Joko Soetrisno,M.Pd, mengatakan pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman sejak usia dini kepada anak sekolah tentang pemberantasan korupsi. Korupsi perbuatan yang tidak baik dan tidak terpuji dilarang oleh semua agama, dan tidak sesuai dengan prilaku pelajar muslim Pancasila. Beliau juga mempertegas bahwa upaya ini merupakan program jangka panjang yang harus dilakukan mulai sekarang, karena bagaimanapun anak-anak usia sekolah merupakan generasi penerus yang nantinya akan menerima tongkat estafet untuk melanjutkan pembangunan di Indonesia. Untuk itu, perlu diberikan tentang apa dan bagaimana itu korupsi serta dampak negatifnya.  (harlis)

Baca juga

Tinggalkan Komentar