Wabup Ciamis Resmikan BI Corner, Teaching Factory Serta Launcing Aplikasi Financial Tecnology MS Digital

by harlis
0 Komentar 653 Pembaca
Wabup Ciamis, perwakilan BI, Kepsek SMK Miftahusssalam, serta Kepala Cadisdik wilayah 13

Wabup Ciamis, perwakilan BI, Kepsek SMK Miftahusssalam, serta Kepala Cadisdik wilayah 13

Swarapendidikan.co.id (CIAMIS) – Wakil Bupati Ciamis, Yana D Putra meresmikan BI Corner, Teaching Factory serta Launcing Aplikasi Financial Tecnology di SMK Fiftahusalam Desa Handapherang Kecamatan Cijeungjing,  Selasa (05/11/19).

Peresmian tersebut juga dihadiri Kepala Cabang Dinas Pendidikan wilayah 13, Ir Herry Pansila, Perwakilan BI, Pengawas Pembina SMK, Kepala SMK Miftahussalam, Dadan Apip Hamdan, Komite SMK dan staf SMK Miftahussalam, serta unsur Muspika Cijeungjing.

Pada kesempatan itu, Yana D Putra mengimbau kepada pihak swasta untuk lebih selektif dalam mendirikan SMK, hal ini dimaksudkan agar lulusan SMK bisa lebih mudah mendapatkan lapangan pekerjaan khususnya di dunia usaha dan dunia industri.

Ditempat sama, Kepala SMK Miftahussalam, Dadan Apip Hamdan mengatakan, BI Corner merupakan bantuan dari Bank Indonesia (BI).

”BI Corner ini hadir untuk meningkatkan daya baca masyarakat yang saat ini mengalami penurunan. Melalui BI Corner, kita bisa meningkatkan daya baca, sekaligus bisa lebih tahu secara detail tentang perbankan dan perekonomian di Indonesia,” terangnya.

Selain BI Corner, lanjut Dadan. SMK  Miftahussalam juga meresmikan Teaching Factory serta Launcing Aplikasi Financial Tecnology.

“Teaching Factory ini merupakan inovasi baru dibidang industri. Jika siswa ingin praktek di lapangan harus belajar di tempat industri tersebut. Tetapi dengan Teaching Factory kali ini, perusahaan industri tersebut ditarik ke sekolah agar bisa mengajarkan anak-anak di sekolah bukan di tempat perusahaan,” paparnya.

”Jadi inovasi ini terbalik, yang biasanya anak-anak prakerin itu menemui perusahaan industri untuk melakukan PKL, kali ini perusahaan industri lah yang datang langsung ke sekolah untuk memberikan pembelajaran kepada anak-anak PKL,” tambah Dadan.

Masih Dadan. “Untuk MS Digital, merupakan inovasi digitalisasi terbaru di SMK Miftahussalam. Yaitu tentang aplikasi bisnis online jual beli menggunakan smartphone android,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Cadisdik wilayah 13, Herry Pansila ikut memberikan ucapan selamat atas inovasinya guna meningkatkan mutu pendidikan di SMK Miftahussalam.

Herry mengatakan bahwa pengembangan SMK saat ini mulai bergerak dari orientasi pasar tenaga kerja lokal kepada pasar tenaga kerja ASEAN. Dengan adanya  Teaching Faktory ini diharapkan nantinya para lulusan SMK sudah dibekali dengan pembekalan karakter kewirausahaan (entrepreneurship).

“Karena itu pentingnya  penyediaan sumberdaya manusia (SDM) terampil melalui teaching factory  merupakan salah satu upaya menyiapkan tenaga kerja yang handal,” pungkasnya. (AIS)[espro-slider id=15322]

Baca juga

Tinggalkan Komentar