UNJ Gelar Wisuda, Rektor Paparkan Penguatan SDM Menuju PTNBH

by Redaksi
0 Komentar 44 Pembaca

Universitas Negeri Jakarta (UNJ) melaksanakan prosesi Wisuda tahun Akademik 2023/2024. (Foto: NJ)

Swara pendidikan (Bogor)-  Sebanyak 1531 Wisudawan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) melaksanakan prosesi Wisuda tahun Akademik 2023/2024 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor pada Rabu, 6 Maret 2024.

Prosesi Wisuda tahun Akademik 2023/2024 untuk Program Sarjana Terapan, Sarjana, Magister, dan Doktor terdiri dari:  Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), jumlah wisudawan sebanyak 194, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), sebanyak 315 wisudawan,  Fakultas Ekonomi (FE), sebanyak 178 wisudawan. Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA), sebanyak 184 wisudawan, Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK), jumlah wisudawan sebanyak 110, Fakultas Teknik (FT),  sebanyak 239 wisudawan, Fakultas Ilmu Sosial (FIS), sebanyak 170 wisudawan, dan untuk Fakultas Pendidikan Psikologi (FPPsi),  sebanyak 30 wisudawan, serta Pasca sarjana, sebanyak 111 wisudawan.

Acara Wisuda dibuka secara resmi oleh Rektor UNJ, Prof. Komarudin.  Dalam pidatonya Prof. Komarudin mengangkat topik “Penguatan SDM UNJ Menuju PTN BH”.

Menurutnya, penguatan sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas merupakan faktor kunci bagi UNJ menuju Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH), di samping penguatan kelembagaan, infrastruktur, IT, dan kerja sama.

“Penguatan SDM merupakan investasi jangka panjang yang penting bagi pengembangan UNJ ke depan dan dapat memberikan manfaat yang luas, baik dalam konteks pendidikan, penelitian dan inovasi, reputasi, serta juga adaptasi terhadap perubahan global,” ungkapnya

Dengan memiliki SDM yang unggul dan berkualitas, dia berharap UNJ  mampu mencapai keunggulan akademik dan memberikan sumbangsih yang lebih besar terhadap masyarakat, bangsa, dan Negara.

“Ada banyak hal yang harus menjadi perhatian dalam upaya memperkuat SDM UNJ yang unggul dan berkualitas menuju PTNBH,” katanya.

Prof. Komarudin menyebutkan 4 hal, diantaranya: 1. Menghadirkan kepemimpinan transformasional, adaptif, dan kolaborasional hingga level Unit, 2. Transformasi SDM UNJ menjadi Human Capital dan Intellectual Capital, 3. Penataan Kelembagaan SDM secara lincah, tanggap, dan keberlanjutan dari hulu ke hilir, dan 4. Komitmen untuk menghubungkan Inovasi Tri dharma Perguruan Tinggi dengan benefit bagi universitas, masyarakat, bangsa dan negara yang sejalan dengan innovation for society.

Lebih lanjut, dia memaparkan  4 strategi untuk mencapai SDM UNJ khususnya dengan kapasitas, kinerja, dan rekognisi yang unggul dan berkualitas, yaitu:

  1. Menciptakan Budaya dan Akuntabilitas Kerja Yang Unggul, melalui: (a). Penguatan mentorship keahlian; (b). Penguatan forum diskusi kepakaran; (c). Penguatan kapasitas dosen dalam melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat; (d). Sertifikasi kompetensi dosen dan tenaga kependidikan; dan (e). Asesmen SDM.
  2. Sustainability SDM, melalui: (a). Rekrutmen SDM unggul dan berkualitas (dosen maupun tenaga kependidikan); (b). Pengembangan karir dosen dan tenaga kependidikan; (c). Staff mobility; dan (d). restrukturisasi penempatan dan beban kerja dosen dan tenaga kependidikan.
  3. Penguatan Kelembagaan dan Profesionalitas SDM Berbasis IT, melalui penguatan perencanaan, pengukuran, pelaporan, monitoring, dan evaluasi kinerja secara berkualitas dan berkala sesuai dengan tugas dan fungsinya.
  4. Penguatan Pusat Talenta-Prestasi Mahasiswa dan Alumni, melalui optimalisasi keberadaan wadah talenta, pusat bimbingan karir, P3KP, dan IKA Alumni UNJ.

Untuk mencapai 4 strategi di atas, Prof. Komarudin mengatakan harus ada empat prinsip penting yang harus dimiliki dalam rangka penguatan SDM UNJ.

“Prinsip ini juga berlaku bagi para wisudawan sebagai bekal dalam mengarungi kehidupan kelak,” tandasnya.

Dia menjelaskan 4 prinsip itu: Pertama, prinsip konsistensi, yakni kesesuaian dari awal hingga akhir, kesesuaian antara perencanaan hingga target (goal). Kedua, prinsip sinkronisasi, yaitu sinergitas keseluruhan dari niat, proses yang dilalui hingga cara yang digunakan. Ketiga, prinsip kolaborasi, yaitu bersama-sama, gotong royong dalam mewujudkan harapan dan cita-cita. Keempat, prinsip keberlanjutan (sustainability) yakni ketersambungan satu dengan yang lainnya.

“Hari ini dan hari esok, maka janganlah kita memutus salah satu fitrah kehidupan ini,”  ujarnya.

Diakhir, Prof. Komarudin tak lupa mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh sivitas akademika yang telah meletakkan fondasi dalam upaya penguatan SDM UNJ.

“Kami menyadari masih banyak yang harus dikerjakan dalam upaya meraih visi UNJ ke depan. Oleh karenanya, kami mengajak seluruh komponen di UNJ untuk bahu membahu membangkitkan kembali semangat kerja, yakni dengan bekerja keras, bekerja tuntas, bekerja cerdas, dan bekerja ikhlas karena Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, pungkasnya.

Sebagai informasi, acara wisuda berjalan dengan lancar dari pagi sampai siang. Selain prosesi wisuda, acara juga dimeriahkan berbagai penampilan tari dan lagu diiring grup Orkestra BCO bersama paduan suara UNJ. (NJ)

Baca juga

Tinggalkan Komentar