Beranda » KABAR KAMPUS » Universitas Prasetiya Mulya Dorong Guru SMK Kembangkan Wirausaha

Universitas Prasetiya Mulya Dorong Guru SMK Kembangkan Wirausaha

by Redaksi
0 comment 240 Pembaca

SWARA PENDIDIKAN (Jakarta) – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dibangun dengan tujuan untuk membentuk tenaga kerja yang terampil, kompetitif dan berkompetensi sejak dini. Sehingga lulusan SMK diharapkan sudah siap bekerja sesuai bidangnya.

Salah satu karakter penting yang ada pada para pelaku kegiatan di dunia usaha dan dunia industri adalah mental kewirausahaan. Namun problemnya adalah tidak semua guru kewirausahaan di SMK memiliki mental dan kapasitas kewirausahaan yang memadai, sehingga pembelajaran kewirausahaan di SMK kepada siswa masih terkendala.

Ini yang mendorong Universitas Prasetiya Mulya terpanggil untuk meningkatkan dan menguatkan pola pikir para guru kewirausahaan agar dapat mencetak wirausaha baru dari lulusan SMK. Melalui program RASIO (Rumah Inspirasi dan Konsultasi Bisnis Online).

Program yang bertajuk “Penguatan Kapasitas Guru Kewirausahaan SMK” ini menghadirkan 30 guru kewirausahaan dari 10 SMK terpilih sebagai peserta. antara lain SMKN 1 Sawan, SMK PP Negeri Padang, SMK PGRI 2 Badung Bali, SMKN 1 Pemalang, SMKN 1 Sayung Demak, SMKN 1 Alian Kebumen, SMKS Muhammadiyah 1 Purbalingga, SMKN 3 Probolinggo, SMKS Mataram Semarang, dan SMKN 3 Magelang.

Kegiatan yang dilaksanakan secara virtual menghadirkan tiga pembicara utama, antara lain, Dekan Sekolah Bisnis dan Ekonomi Universitas Prasetiya Mulya, Fathony Rahman, DBA, Direktur Program Sarjana Sekolah Bisnis dan Ekonomi Universitas Prasetiya Mulya, Handyanto Widjojo, dan Dosen & Praktisi Sociopreneur, M Setiawan Kusmulyono.

Dengan materi antara lain, seputar kewirausahaan. Inspirasi dan Proses Kewirausahaan, serta Proses Mengenali dan Menjawab Kebutuhan Konsumen.

Program yang berlangsung dari tanggal 12 hingga 19 April 2022 ini diawali dengan pemaparan materi selama tiga hari, kemudian diakhiri dengan ujian presentasi akhir dari tiap-tiap sekolah.

Para peserta diminta untuk memaparkan ide bisnis yang paling memungkinkan untuk dilakukan dalam lingkup sekolah sesuai dengan jurusan atau kompetensi di sekolah masing-masing. (gus)

Tinggalkan Pesan

Artikel Terkait