Try Out SMPN 3 terganggu listrik padam

by Redaksi
0 Komentar 295 Pembaca

Swara Pendidikan.co.id – (Sukmajaya)

Pelaksanaan Try Out diSMPN 3 Depok disaat baru dimulainya pembukaan ujian terganggu padamnya listrik, hal itu menyebabkan peserta ujian harus menunggu beberapa menit untuk memulai kembali.

Menurut Komar Suparman Kepala SMPN 3, persiapan yang telah dilakukan pihak sekolah pada aspek SDM,sarana dan prasarana sudah diupayakan seoptimal mungkin namun tentunya disesuaikan dengan anggaran yang dimiliki sekolah.

“Untuk jumlah computer dan procktor sudah siap, hanya kekurangannya cadangan listrik yang harus didukung dengan mesin genset atau mesin diesel yang belum dimiliki karena terkait anggaran sekolah dan mesin diesel sangat dibutuhkan untuk memback up apabila mati lampu seperti yang terjadi saat ini,”terang Komar diruang kantor sekolah Senin (27/2).

Lebih jauh Komar juga menilai penggunaan PC untuk Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) perlu menjadi pertimbangan sebab mempengaruhi penggunaan listrik,”penggunaan komputer berbentuk laptop sebenarnya lebih irit listrik dari pada komputer yang berbentuk PC dan sebagian sekolah sudah menggunakan laptop.

“Sebagai media alternatif tentunya penggunaan Laptop menjadi bahan pertimbangan setiap sekolah, dan ini akan menjadi laporan dan masukan berbagai kendala yang dihadapi sekolah sebagai pelaksana penyelengaraan satuan pendidikan kepihak Dinas Pendidikan,”nilainya.

Komar berharap,”dengan digelarnya try out secara serempak ditingkat nasional maka evaluasi secara terpadu bagi pihak Puspendik Kemendikbud akan mengukur kendala yang dihadapi secara umum ditingkat satuan pendidikan dan mempersiapkan bantuan yang dibutuhkan agar pelaksanaan UNBK dapat terlaksana sesuai rencana dan tidak ada lagi alasan terganggu listrik padam,”harapnya.

Sementara itu mekanisme penyelenggaraan UNBK saat ini menggunakan sistem semi-online yaitu soal dikirim dari server pusat secara online melalui jaringan (sinkronisasi) ke server lokal (sekolah), kemudian ujian siswa dilayani oleh server lokal (sekolah) secara offline. Selanjutnya hasil ujian dikirim kembali dari server lokal (sekolah) ke server pusat secara online (upload).(Syahrul)

Baca juga

Tinggalkan Komentar