“TITIK KOMA”

by Redaksi
3 Komentar 1164 Pembaca

 

Syukuri apa yang ada

Hidup adalah anugerah

Tetap jalani hidup ini

Melakukan yang terbaik

Jangan menyerah,

Jangan menyerah

**

Petikan syair lagu yang berjudul “Jangan Menyerah” mengingatkan kepada kita untuk selalu bersemangat dan tidak berputus asa. Menyerah sering kali dianggap sebagai tanda kelemahan, dan sikap seperti ini harus dihindari. Sejatinya hidup itu sendiri adalah perjuangan. Jadi, jika kita menyerah pada suatu keadaan itu berarti kita juga menyerah pada kehidupan.

Memiliki sikap pantang menyerah adalah kualitas yang penting untuk meraih kesuksesan.dalam hidup. Itu sebabnya, dengan sikap yang kuat dan pantang menyerah akan membantu kita untuk terus maju dalam mencapai impian.

Hidup ini penuh dengan cerita. Setiap titik koma adalah kesempatan untuk belajar dan tumbuh. Setiap orang membawa narasi uniknya sendiri, dan dalam keragaman itu, kita menemukan keajaiban. Bersyukur untuk setiap titik koma dalam hidup kita dan dalam kehidupan orang lain, karena di situlah pertumbuhan dan kejutan terjadi.

Titik koma, sebuah titik diciptakan untuk berhenti tetapi tidak selamanya akan berakhir untuk berhenti. Seperti hidup yang harus terus berjalan.Tak ada salahnya kita untuk berhenti sejenak sambil mempersiapkan energi,  seperti halnya saat kita menikmati secangkir teh ataupun kopi dan melihat putaran waktu yang terus berputar seperti koma. Namun jangan terlalu lama, ingat hidup itu tergantung pada diri kita.  Manfaatkan sebaik-baiknya karena waktu berputar cepat layaknya roda dan dunia berputar layaknya gerigi.

**

Belajar dari sebatang pohon

Untuk tetap hidup ia harus mengeluarkan pucuk-pucuk daun baru. Pucuk yang muncul untuk memperbaharui daun yang layu dan kering, sehingga pohon tetap hijau, segar dan bertumbuh.

Demikian juga kita sebagai manusia, untuk tetap hidup dan dikenang sepanjang masa, maka manusia harus terus memperbaharui karyanya.

Manusia yang hanya mengandalkan karya lamanya maka akan tersingkir dari kemajuan perkembangan jaman.

Untuk itu jangan terlalu terpaku pada pencapaian di masa lalu, namun segeralah raih prestasi-prestasi baru.

Jangan pernah bosan untuk bergerak dan tumbuh, karena itu bukanlah sekedar kewajiban atau paksaan, akan tetapi cara untuk bertahan dalam kehidupan.

Ingatlah sebatang pohon yang sudah tidak mengeluarkan pucuknya, ia adalah pohon mati. Ia menjadi seonggok kayu yang akan ditebang dan mungkin menjadi kayu yang dibakar.

 

**

 

Teruslah berkarya, perjuangan masih belum usai. Jangan ada titik selama nafas masih di kandung badan. Rangkailah koma sebanyak mungkin sebagai bagian dari ikhtiar perjuangan dalam hidup kita.

***

 

(Sebuah petikan pengantar buku antologi karya siswa SDN Cipayung 2, yang berjudul “Koma sebelum Titik)


Penulis: Titin Supriatin,MPd

 

 

Baca juga

Tinggalkan Komentar

3 Komentar

Anonymous 09/06/2024 - 10:35 am

3 kata artikel Bu dosen, Keren.,, Keren….. Keren….

Reply
Anonymous 08/06/2024 - 8:04 pm

Masih dalam pencetakan 😊

Reply
Anonymous 08/06/2024 - 10:07 am

Mau dong bukunya Bu Dosen

Reply