Sosok Almarhum Suprayogi, Guru SMK Lingga Kencana di Mata Sang Adik

by Redaksi
1 Komentar 540 Pembaca

Zaeal Arifin, adik dari almarhum Suprayogi, saat bincang-bincang dengan Kabid Pembinaan SD, Awang Buang.

Swara Pendidikan (Depok) – Yayasan Kesejahteraan Sosial (YKS) yang menaungi SMK Lingga Kencana, kehilangan seorang sosok guru senior yang meninggal dalam kecelakaan bus pariwisata di Subang, Jawa Barat pada Sabtu (11/5/24) sore.

Almarhum Suprayogi,SPd,(65), guru Produktif Pemasaran, meninggalkan 1 orang istri, 3 orang anak. (2 laki laki, 1 perempuan).

Menurut keterangan Zaenal Arifin, adik dari Suprayogi, almarhum merupakan sosok yang baik, sabar dan pendidik.

“Beliau adalah ayah serta kakak yang baik. Bagi saya, sosok almarhum lebih dari sekadar seorang kakak, dan sosoknya tak akan tergantikan di mata keluarga,”  ucap Zaenal Arifin, mengungkapkan kepedihan yang mendalam setelah mendengar kabar kakaknya termasuk salah satu korban dari 11 orang yang meninggal dunia akibat kecelakaan maut di daerah Ciater, Subang pada Sabtu (11/5/24) sore.

Zaenal Arifin mengatakan, kakaknya, sangat aktif berorganisasi, ramah, dekat dengan anak-anak muridnya, serta aktif di lingkungan dan kegiatan sosial.

Dia mengaku terakhir bertemu almarhum ditanggal 14 April 2024 lalu.

“Habis lebaran, itu pertemuan saya terakhir dengan almarhum, setelah itu belum ketemu lagi. Kala itu, beliau kasih pesan ke saya, tolong rumah kamu  urusin, beresin, tengokin. Itu momen terakhirnya bersama almarhum,” ungkap Zaenal Arifin kepada Swara Pendidikan, Minggu (12/5/24).

Menurut Zaenal, almarhum  merupakan salah satu guru senior yang mengabdi sebagai pengajar selama 15 tahun di SMK Lingga Kencana dibawah naungan Yayasan Kesejahteraan Sosial (YKS) yang juga menampung anak yatim piatu.

“Sosok almarhum kakak saya, yang saya tahu, bukan hanya menjadi panutan di sekolah, tetapi juga menjadi tauladan di lingkungan tempat tinggalnnya, RT 05/03 Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Depok,” tuturnya.

Sementara itu, ustad Khairulloh yang ikut takziah kerumah korban, menyampaikan ucapan dukacita yang mendalam.

“Pertama kami sangat berduka atas peristiwa ini, kita sama-sama berdoa bagi mereka yang wafat husnul khotimah, yang sakit luka ringan atau luka berat dapat penanganan yang baik sehingga bisa pulih kembali, keluarga korban diberikan ketabahan, kesabaran,” ujar ustad Khairulloh yang berkeliling ke 5 tempat korban kecelakaan maut bus pariwisata.

Anggota Dewan itu berharap, atas kejadian ini, kita semua bisa mengambil hikmah dan ini juga sebagai bahan evaluasi bagi kita semua, khususnya lembaga pendidikan. (Ameer)

ustad Khairulloh

Baca juga

Tinggalkan Komentar

1 Komentar

Anonymous 13/05/2024 - 8:46 am

Semoga Pak Yogi Husnul Khotimah, banyak karya yang sudah dilakukan Beliau sebagai guru yang disayangi murid muridnya

Reply