SWARAPENDIDIKAN, BOJONGSARI – SMP dan SMK Islamiyah Serua, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, mulai melakukan sosialisasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2026/2027. Sosialisasi dilakukan dengan pemasangan spanduk di lingkungan sekolah dan wilayah sekitar.
Ketua Yayasan Wiyata Mandala Muslimin Indonesia (Yadami), Tatang Atang Sontani, mengatakan pemasangan spanduk PPDB menjadi langkah awal untuk menjangkau masyarakat sekitar sekolah. Sejak spanduk dipasang, pihak sekolah mulai menerima calon orang tua dan siswa yang mengambil formulir pendaftaran.
“Alhamdulillah, kami sudah memasang spanduk PPDB tahun ajaran 2026/2027. Saat ini sudah ada yang mengambil formulir, baik untuk jenjang SMP maupun SMK. Rata-rata berasal dari warga di lingkungan sekitar sekolah,” ujar Tatang saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (28/1/2026).
Ia menjelaskan, ketertarikan calon peserta didik tidak lepas dari fasilitas sekolah yang dinilai memadai. Di SMP Islamiyah Serua, sarana pembelajaran terus ditingkatkan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.
Sementara itu, di SMK Islamiyah Serua, khususnya jurusan Tata Boga, sekolah telah dilengkapi dengan peralatan praktik yang relatif modern, termasuk perlengkapan pembuatan kue dan roti.
“Untuk SMK, jurusan Tata Boga alat-alatnya sudah modern. Anak-anak bisa praktik membuat kue dan roti dengan fasilitas yang memadai, sehingga ini menjadi daya tarik tersendiri,” kata Tatang.
Menurut dia, hingga akhir Januari 2026, jumlah pengambil formulir untuk SMP Islamiyah Serua telah mencapai sekitar 10 orang, sementara untuk SMK juga sudah ada beberapa calon siswa yang mendaftar.
Skema Gelombang dan Potongan Biaya
Pengurus Yadami Bidang Program Pendidikan, Hidayat, menambahkan bahwa PPDB tahun ajaran 2026/2027 dibagi ke dalam beberapa gelombang dengan skema potongan biaya yang berbeda.
Untuk SMP Islamiyah Serua, gelombang pertama berlangsung sejak Desember 2025 hingga Mei 2026. Pada gelombang ini, siswa berprestasi dan calon peserta didik yang memiliki hubungan keluarga, seperti kakak dan adik, mendapatkan potongan uang bangunan sebesar Rp700.000 dari biaya normal Rp900.000.
Sementara itu, pendaftaran pada gelombang Juni hingga Juli 2026 tetap mendapatkan potongan biaya sebesar Rp400.000 dari uang bangunan Rp900.000.
Adapun untuk SMK Islamiyah Serua, gelombang pertama PPDB memberikan potongan biaya hingga Rp975.000. Pada gelombang kedua, calon siswa masih mendapatkan potongan uang bangunan sebesar Rp500.000.
Melalui sosialisasi PPDB yang dilakukan lebih awal, pihak SMP-SMK Islamiyah Serua berharap dapat menjaring peserta didik yang sesuai dengan visi sekolah. Yayasan Yadami optimistis kombinasi fasilitas pendidikan, program keahlian, serta skema keringanan biaya dapat menjadi alternatif pendidikan bagi masyarakat sekitar Bojongsari dan sekitarnya. (Dib)




