• BERITA UTAMA
    • NASIONAL
    • Internasional
    • KABAR DAERAH
    • METROPOLITAN
  • KABAR SEKOLAH
    • SMA
    • SMK
    • MA
    • SMP
    • MTS
    • SD
    • MI/DINIYAH
    • PAUD/TK
  • KABAR KAMPUS
  • KABAR PESANTREN
  • MENULIS
    • Artikel Guru
    • Artikel Dosen/Mahasiswa
    • Opini
  • TIPS EDU
  • EDU INFO
    • Klik Pendidikan
    • Info Pendidikan
    • Info Guru
  • INSPIRASI PENDIDIKAN
    • Inspirasi
  • JEJAK PRESTASI
  • E-PAPER
  • LAINNYA
    • Profil Sekolah
      • SMK
      • SMA
      • MA
      • SMP
      • MTS
      • SD
      • TK/PAUD
      • MI/DINIYAH
    • Ruang Sastra
      • Cerpen
      • Puisi
    • ULASAN BUKU
      • BAHAN AJAR
      • BUKU UMUM
    • SAPA WILAYAH
      • Kecamatan Beji
      • Kecamatan Bojongsari
      • Kecamatan Cilodong
      • Kecamatan Cimanggis
      • Kecamatan Cinere
      • Kecamatan Cipayung
      • Kecamatan Limo
      • Kecamatan Pancoran Mas
      • Kecamatan Sawangan
      • Kecamatan Sukmajaya
      • Kecamatan Tapos
    • WAWASAN PUBLIK
      • Parlemen
      • Pemerintahan
      • Peristiwa
      • Politik
      • Sosial
      • Suara Publik
      • Ekonomi & Bisnis
      • Infotaintment
      • Opini
Swara Pendidikan
Tuesday, March 17, 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Swara Pendidikan
No Result
View All Result

Sekolah Swasta Siap Tampung Siswa yang Ingin Pindah dari Kelas “Sesak” di SMAN dan SMKN Kota Depok

by SWARA PENDIDIKAN
25 July 2025
in BERITA UTAMA, Depok, Klik Pendidikan
0
Sekolah Swasta Siap Tampung Siswa yang Ingin Pindah dari Kelas “Sesak” di SMAN dan SMKN Kota Depok

JIACEP, KETUA DEWAN PENGAWAS BMPS KOTA DEPOK

        

 

Swara Pendidikan (Depok) — Padatnya ruang kelas di sejumlah SMAN dan SMKN di Kota Depok akibat implementasi program Pencegahan Anak Putus Sekolah (PAPS) menuai sorotan. Salah satu yang angkat bicara adalah H. Acep Azhari, tokoh pendidikan swasta Depok yang akrab disapa Jiacep.

Menurut Jiacep, pelaksanaan program PAPS di tingkat SMA/SMK negeri di Depok terkesan dilakukan secara “ugal-ugalan” karena mengabaikan dua standar penting dalam dunia pendidikan, yakni Standar Nasional Pendidikan (SNP) dan Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang sama-sama membatasi jumlah siswa maksimal per kelas sebanyak 36 siswa.

“Kalau sudah sampai 50 siswa dalam satu kelas, ini jelas melanggar dua standar sekaligus. Bagaimana mungkin kegiatan belajar mengajar bisa berlangsung optimal dalam kondisi seperti itu?” tegas Jiacep kepada awak media, Kamis (24/7/2025), di salah satu sekolah swasta binaannya.

BACA JUGA

SE Mendikdasmen 6/2026 Izinkan Sekolah Gunakan Dana BOSP untuk Honor Guru Non-ASN

Pemerintah Resmi Batasi Penggunaan AI Instan bagi Siswa SD Hingga SMA Lewat SKB 7 Menteri

Ribuan Anak Yatim dan Duafa Terima Santunan Ramadan di Masjid Endan Andansih Purwakarta

Begini Reaksi Neno Warisman Saat Lihat Wartawan PWI Depok Mengaji di Ramadan

Melihat situasi ini, Jiacep menyampaikan bahwa sekolah-sekolah swasta di bawah naungan Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) siap menjadi solusi. Beberapa sekolah swasta membuka diri untuk menampung siswa yang ingin pindah dari SMAN atau SMKN karena tidak nyaman belajar dalam ruang kelas yang terlalu padat.

“Kami siap menerima siswa pindahan. Kami ingin mereka bisa belajar dengan nyaman, tenang, dan mendapat perhatian maksimal dari guru. Belajar itu tidak boleh dalam kondisi terhimpit, tapi harusnya mendorong anak-anak untuk tumbuh dan berkembang,” katanya.

Ia juga mengimbau kepada para orang tua untuk mempertimbangkan kembali keputusan mereka yang terlalu memaksakan anaknya masuk sekolah negeri, hanya karena alasan prestise.

“Jangan sampai demi gengsi, anak-anak kita justru kehilangan masa belajar yang berkualitas. Masa sekolah adalah masa paling indah, jangan rusak itu hanya karena ingin terlihat ‘negeri’,” tutur Jiacep.

Sebagai penutup, Jiacep mengajak siswa dan orang tua untuk berpikir realistis dan mengedepankan kenyamanan serta kualitas pembelajaran. “Jika kelas di negeri terasa sesak, kami di sekolah swasta siap menyambutmu. Karena belajar itu seharusnya bukan membuatmu terhimpit… tapi membuatmu bertumbuh.” **

(Gus JP)

BeritaTerkait

SE Mendikdasmen 6/2026 Izinkan Sekolah Gunakan Dana BOSP untuk Honor Guru Non-ASN
NASIONAL

SE Mendikdasmen 6/2026 Izinkan Sekolah Gunakan Dana BOSP untuk Honor Guru Non-ASN

17 March 2026
0
0

  Swara Pendidikan (Jakarta) – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah...

Read more
Pemerintah Resmi Batasi Penggunaan AI Instan bagi Siswa SD Hingga SMA Lewat SKB 7 Menteri

Pemerintah Resmi Batasi Penggunaan AI Instan bagi Siswa SD Hingga SMA Lewat SKB 7 Menteri

17 March 2026
0
Ribuan Anak Yatim dan Duafa Terima Santunan Ramadan di Masjid Endan Andansih Purwakarta

Ribuan Anak Yatim dan Duafa Terima Santunan Ramadan di Masjid Endan Andansih Purwakarta

15 March 2026
0

Begini Reaksi Neno Warisman Saat Lihat Wartawan PWI Depok Mengaji di Ramadan

14 March 2026
0

Hery Susanto: Ramadan Momentum Perkuat Kepedulian Sosial

13 March 2026
0

GWS Jepara Bagikan Takjil Gratis kepada Pengguna Jalan

13 March 2026
0
Next Post
Resmi Nahkodai Kwarran Cipayung 2025–2028, Kak Siti Rohma Fokus Tingkatkan Kualitas Kepramukaan di Kecamatan Cipayung

Resmi Nahkodai Kwarran Cipayung 2025–2028, Kak Siti Rohma Fokus Tingkatkan Kualitas Kepramukaan di Kecamatan Cipayung

https://dewanpers.or.id/data

2026 © swarapendidikan.co.id

TENTANG KAMI

  • Berita
  • Disclaimer
  • KERJAMASA DAN IKLAN
  • KODE ETIK JURNALIS SWARA PENDIDIKAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • LOKER / MAGANG
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Swara Pembaca
  • swarapendidikan.co.id
  • Tentang Kami

Follow & Share

No Result
View All Result
  • Berita
  • Disclaimer
  • KERJAMASA DAN IKLAN
  • KODE ETIK JURNALIS SWARA PENDIDIKAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • LOKER / MAGANG
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Swara Pembaca
  • swarapendidikan.co.id
  • Tentang Kami

2026 © swarapendidikan.co.id