Beranda » INFO UTAMA » SDN Ratujaya 1 Gulirkan Program Literasi Digital

SDN Ratujaya 1 Gulirkan Program Literasi Digital

by Redaksi
2 comments 437 Pembaca

SDN Ratujaya 1 Tingkatkan Kompetensi Guru Melalui Literasi Digital

Swara Pendidikan.co.id (DEPOK) – Pelibatan orang tua murid untuk memahami tantangan di dunia pendidikan sehingga memiliki sense of belonging dan sense of resposibility bersama adalah ciri utama sebuah inovasi. Contohnya kegiatan di SD Negeri Ratujaya 1 pada  Kamis (4/11/21).

Inovasi Kepala UPTD SD Negeri Ratujaya 1, Titin Supriatin, M.Pd untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalitas guru melalui program literasi digital dengan melibatkan peran serta orang tua murid patut diacungi jempol dan layak untuk ditiru.

“Saya melihat banyak potensi yang luar biasa di lingkungan sekolah ini, dan juga sumber daya manusia (SDM) nya yang bisa disinergikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di SDN Ratujaya 1,” terang Kepala UPTD SDN Ratujaya 1, Titin Supriatin, M.Pd.

Karena itu, lanjutnya, salah satu upaya untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalitas guru-guru di SDN Ratujaya 1 adalah dengan membuat program “Peningkatan Kompetensi Guru melalui Literasi Digital”.

“Dan program tersebut kami sosialisasikan kepada guru dan juga orang tua murid agar mereka bisa ikut terlibat didalam,” ujar Kepala UPTD SDN Ratujaya 1, yang biasa disapa Bunda Titin. Kamis (4/11/21).

Bunda Titin menyebut, program ini bertujuan untuk memaksimalkan potensi-potensi yang ada di SDN Ratujaya 1. Salah satunya adalah website sekolah yang dimiliki oleh SDN Ratujaya 1 secara indepeden. Link tersebut adalah  https://sdnratujaya1.net.

Diakui Bunda Titin bahwa situs web https://sdnratujaya1.net. sudah lama ada sebelum dirinya menjabat sebagai Kepala UPTD SDN Ratujaya 1.

“Kan sayang ya jika situs web ini tidak dimanfaatkan sebagai sarana guru untuk meningkatan kompetensinya,” ujar Bunda Titin.

Kemudian dari sisi kewirausahaan, lanjutnya. Website ini sejatinya memberikan kontribusi kesejahteraan untuk warga sekolah. Apalagi web sekolah yang telah dimonetisasi oleh Google Adsense.

“Oleh karena itu, keberadaan web sekolah menjadi sesuatu yang sangat diunggulkan di UPTD SDN Ratujaya 1 ini,” katanya.

“Amat sangat disayangkan apabila kompetensi guru di bidang literasi masih dalam batas-batas minim. Setidaknya, ada jurnal yang bersifat ilmiah yang dapat guru kembangkan secara berkelanjutan. Sekaligus membawa peningkatan kesejahteraan guru-guru,” imbuhnya.

Karena itu dia berharap program ini bisa menjadi nilai plus bagi SDN Ratujaya 1.

“Harapannya semua memiliki kemampuan literasi yang sama dan merata. Tidak hanya berpusat pada satu guru saja. Ini yang saya inginkan, sehingga guru-guru di SDN Ratujaya 1 memiliki kemampuan literasi yang merata,” ujarnya.

Karena itu, salah satu programnya adalah setiap guru membuat satu artikel bertema pendidikan dengan topik bebas. Nantinya ada apresiasi tersendiri dari kepala sekolah dan itu menjadi tolok ukur keberhasilan dari program literasi itu sendiri.

Program literasi itu sendiri, kata Bunda Titin. Ada dua, pertama literasi digital dalam bentuk artikel di web sekolah. Kedua dalam bentuk audio visual, atau video.

“Sama halnya dengan web sekolah, literasi dalam bentuk video juga menjadi sumber belajar dan bahan ajar bagi guru-guru dalam menyelaraskan kemajuan teknologi. Semoga program ini akan berimbas pada peningkatan pelayanan kualitas pendidikan di UPTD SDN Ratujaya 1,” tutupnya. (gus)

Tinggalkan Pesan

2 comments

Anonymous 05/11/2021 - 9:45 am

Kita harus syukuri. Pandemi covid-19 memberikan hikmah tersendiri dilingkup pendidikan. Guru2 yg awalnya gagap IT , mau tdk mau harus menyesuaikan diri dgn tehnologi. “Dunia tanpa sekat”

Reply
Anonymous 07/11/2021 - 10:11 pm

Mantap bu kepsek. semoga menginspirasi buat sekolah-sekolah lain.

Reply

Artikel Terkait