Swara Pendidikan (Limo, Depok) – SD Negeri Limo 2 mencatat berbagai prestasi tingkat kecamatan hingga Kota Depok sejak dipimpin Kepala Sekolah Dr. Triningsih, S.Pd.SD, M.Pd. Beragam capaian tersebut dinilai berdampak positif terhadap peningkatan mutu sekolah dan prestasi peserta didik.
Dr. Triningsih resmi menjabat sebagai Kepala SDN Limo 2 pada 5 Juni 2024. Sebelum mengemban amanah tersebut, ia telah memiliki rekam jejak prestasi di bidang pendidikan. Pada 2015, tercatat sebagai peserta terbaik Diklat Prajabatan. Setahun kemudian, ia meraih Juara Guru Berprestasi tingkat kecamatan (2016).
Prestasinya terus berlanjut. Pada 2018 menjadi finalis Lomba Inovasi Pembelajaran tingkat nasional. Selanjutnya, pada 2020 dan 2022, Dr. Triningsih rmeraih Juara Lomba Guru Berprestasi dan Berdedikasi tingkat Kota Depok.
“Saya juga menjadi finalis Guru Inspiratif tingkat nasional yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 2022,” ungkap Dr. Triningsih saat diwawancarai tim Swara Pendidikan di ruang kerjanya, Selasa (24/2/2026).
Dalam bidang akademik, Dr. Triningsih menyelesaikan studi doktoral (S3) Manajemen Pendidikan di Universitas Pakuan pada 2023 dengan predikat cum laude.

Prestasi Sekolah Meningkat
Sejak kepemimpinannya, SDN Limo 2 menunjukkan perkembangan signifikan. Pada Juli 2025, sekolah tersebut meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata sebagai bentuk komitmen terhadap pengelolaan lingkungan hidup di lingkungan sekolah.
Selain itu, SDN Limo 2 dipercaya mewakili Kecamatan Limo dalam Lomba Sekolah Sehat tingkat Kota Depok. Kepercayaan tersebut menjadi indikator meningkatnya kualitas tata kelola sekolah, baik dari sisi kebersihan, kesehatan, maupun pembinaan karakter siswa.
Di bidang kesiswaan, capaian prestasi juga menonjol. Pada 2025, SDN Limo 2 berhasil meraih juara umum dalam Festival Literasi tingkat Kota Depok. Para siswa juga mencatatkan prestasi di bidang seni, literasi, akademik, dan olahraga.
Dua siswa kelas IV, Erlyta Almaira Mumtaz dan Renatha Karuna, turut mengharumkan nama sekolah di bidang olahraga bela diri. Erlyta meraih prestasi dalam kejuaraan taekwondo, sedangkan Renatha berprestasi pada cabang pencak silat.
Dr. Triningsih menegaskan, capaian tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh warga sekolah, termasuk guru, tenaga kependidikan, siswa, dan dukungan orang tua.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat pendidikan karakter, serta mendorong pengembangan potensi siswa, baik di bidang akademik maupun nonakademik,” tuturnya.
Ke depan, SDN Limo 2 menargetkan peningkatan inovasi pembelajaran dan perluasan partisipasi siswa dalam berbagai ajang kompetisi sebagai bagian dari upaya mewujudkan sekolah yang unggul dan berdaya saing.
Pewarta : Alya dan Syifa
Editor : Nurjaya Saputra




