Swara Pendidikan | Bojongsari, Depok – SDN Curug 01 Bojongsari menutup rangkaian kegiatan Pesantren Kilat (Sanlat) Ramadan dengan santunan bagi anak yatim dan dhuafa, Jumat (13/3/2026). Kegiatan tersebut menjadi penutup pelaksanaan sanlat yang berlangsung selama tiga hari, sejak Rabu hingga Jumat, 11–13 Maret 2026.
Kepala SDN Curug 01, Cecep Rohaedi, menyampaikan bahwa kegiatan pesantren kilat merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun di sekolah tersebut. Ia berharap kegiatan ini tidak hanya menambah pengetahuan keagamaan para siswa, tetapi juga meningkatkan semangat mereka dalam menjalankan ibadah puasa Ramadan.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada guru Pendidikan Agama Islam, bapak dan ibu guru, komite sekolah, serta para orang tua wali murid dan seluruh warga sekolah yang telah menyukseskan kegiatan ini,” ujar Cecep Rohaedi.
Pada kesempatan tersebut, Cecep Rohaedi juga menyampaikan bahwa dirinya per Jumat (13/3/2026) mendapat amanah baru sebagai Kepala SDN Duren Seribu 01.
Sementara itu, Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) SDN Curug 01, Novita Safitri, menjelaskan bahwa hari tersebut merupakan hari terakhir pelaksanaan sanlat yang ditutup dengan kegiatan Ramadan Berbagi, berupa santunan bagi anak yatim dan dhuafa.
Menurutnya, selama pelaksanaan sanlat para siswa mengikuti berbagai kegiatan keagamaan yang dimulai dengan salat dhuha bersama dan tadarus Al-Qur’an. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai materi pembelajaran seperti drama religi, materi tentang puasa, salat, serta akhlak terpuji.
“Walaupun dilaksanakan dalam waktu yang singkat, kami berharap kegiatan sanlat dan Ramadan berbagi ini dapat memotivasi anak-anak untuk lebih semangat mempelajari ilmu agama sekaligus mempererat ukhuwah di antara siswa-siswi SDN Curug 01,” ujar Novita.
Ia juga mewakili guru PAI menyampaikan terima kasih kepada kepala sekolah, para guru, komite sekolah, serta orang tua wali murid yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Di tempat yang sama, Ketua Komite SDN Curug 01, Yunita Wulandari, menjelaskan bahwa kegiatan santunan tersebut merupakan bagian dari program Jumat Berkah Peduli yang telah lama dijalankan.
“Awalnya kegiatan ini dilaksanakan setiap hari Jumat atau sepekan sekali. Alhamdulillah sampai sekarang masih bisa berjalan walaupun dilaksanakan sebulan sekali pada hari yang sama,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan tim BJB Jumat Berkah Peduli dari Perumahan Green Land Curug serta melibatkan seluruh unsur sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, pengurus komite, orang tua wali murid dari kelas satu hingga kelas enam, serta para donatur dari kerabat dan keluarga.
Dalam kegiatan tersebut, santunan diberikan kepada 21 anak yatim dan 41 anak dhuafa. Anak yatim menerima bantuan berupa uang tunai Rp150.000, kupon belanja senilai Rp50.000 dari para donatur, serta snack dari tim bjb Green Land Berbagi. Sementara itu, anak dhuafa menerima bantuan uang sebesar Rp50.000 dan snack dari para donatur serta orang tua wali murid.
“Harapan kami dengan adanya kegiatan ini anak-anak merasa bahagia. Sederhana, tetapi memiliki makna,” pungkas Yunita. (Dib)




