Swara Pendidikan (Sawangan, Depok)- Siswa SDN Bedahan 04 kembali masuk sekolah setelah libur awal Ramadan 1447 Hijriah. Pada hari pertama masuk, pihak sekolah langsung menerapkan pembelajaran intrakurikuler yang dipadukan dengan program penguatan karakter religius.
Kepala SDN Bedahan 04, Didi Suhardi, mengatakan selama bulan Ramadan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan sebagaimana jadwal yang telah ditetapkan. Namun, sekolah menambahkan program khusus yang berfokus pada peningkatan budi pekerti dan pembentukan karakter siswa.
“Sejak Senin, para siswa mengikuti pembelajaran intrakurikuler yang disertai program khusus peningkatan budi pekerti dan karakter religius. Dalam praktiknya, sebelum pembelajaran dimulai, setiap pagi siswa dibiasakan melaksanakan salat dhuha berjamaah, tadarus Al-Qur’an, serta kegiatan keagamaan lainnya,” kata Didi di ruang kerjanya, Selasa (24/2/2026).
Menurutnya, pembiasaan tersebut bertujuan menanamkan nilai-nilai spiritual dan kedisiplinan sejak dini. Kegiatan dilaksanakan secara bertahap dan disesuaikan dengan jenjang kelas, mulai dari kelas I hingga kelas VI.
Selain pembelajaran rutin, sekolah juga telah menyiapkan agenda Pesantren Kilat (Sanlat) Ramadan yang akan dilaksanakan pada 11–13 Maret 2026. Kegiatan tersebut diisi dengan materi keagamaan, praktik ibadah, serta santunan bagi siswa yang membutuhkan.
“Dalam sanlat nanti, kami mengoptimalkan kegiatan keagamaan seperti praktik ibadah, ceramah, hafalan doa, serta santunan. Seluruh siswa dari kelas I sampai kelas VI akan terlibat,” jelasnya.
Didi berharap rangkaian kegiatan Ramadan di sekolah tidak hanya meningkatkan kompetensi kognitif siswa, tetapi juga memperkuat karakter dan nilai-nilai keagamaan.
“Yang terpenting adalah penumbuhan nilai karakter, terutama dalam meresapi makna Ramadan seperti melatih kesabaran, tolong-menolong, serta memotivasi untuk berbuat baik. Harapannya, anak-anak dapat mencapai tujuan Ramadan, yakni menjadi pribadi yang lebih beriman dan bertakwa,” pungkasnya.
(Dib)






