Swara Pendidikan (Sukmajaya, Depok)– 27 siswa kelas 6 SDN Baktijaya 6, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, mengikuti Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ) tahun 2025 secara daring menggunakan crown book, pada Kamis, 22 Mei 2025.
Kepala SDN Baktijaya 6, Kamsiyatun, S.Pd., M.Pd mengungkapkan rasa syukurnya karena tahun ini para siswa dapat mengikuti ujian akhir secara online dengan bantuan perangkat crown book yang disediakan oleh Dinas Pendidikan Kota Depok.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Dinas Pendidikan karena tahun ini siswa kami bisa mengikuti PSAJ secara daring menggunakan crown book. Ini sangat membantu kami, terutama karena keterbatasan anggaran sekolah,” kata Kamsiyatun saat ditemui di sekolah.
Dia menjelaskan keputusannya melaksanakan PSAJ secara daring didasari oleh efisiensi anggaran. Sebagai sekolah dengan sumber daya terbatas, biaya untuk penggandaan soal dan proses koreksi menjadi beban tersendiri.
“Sebagai sekolah kecil, anggaran kami terbatas. Dengan memanfaatkan crown book yang tersedia, kami dapat mengefisienkan biaya operasional, karena tidak perlu lagi mencetak soal dan lembar jawaban,” jelasnya.
Kamsiyatun menambahkan, pelaksanaan ujian secara daring ini tidak hanya menghemat biaya, tetapi juga disambut baik oleh para peserta didik. Menurutnya, siswa terlihat antusias dan senang mengikuti ujian secara digital.
Hal ini turut diakui oleh salah satu siswa peserta PSAJ, Gafin Aimam Wicaksono. Ia mengaku lebih nyaman mengikuti ujian secara daring.
“Saya bangga bisa mengikuti ujian online. Rasanya lebih gampang, efisien, dan efektif,” ujar Gafin.
Sementara itu, Koordinator Pengawas Pembina SD Kecamatan Sukmajaya, Uswatun Khasanah, M.Pd memberikan apresiasi atas inovasi yang dilakukan oleh pihak sekolah. Ia menilai penggunaan teknologi dalam pelaksanaan PSAJ adalah langkah maju yang perlu dicontoh sekolah lain.
“Ini luar biasa. Kepala sekolah telah melakukan inovasi pemanfaatan teknologi untuk mendukung pelaksanaan PSAJ. Patut diapresiasi,” ujarnya. (Jaya)




