Swara Pendidikan (Bojongsari, Depok) – Suasana haru dan hangat tampak menyelimuti halaman SMP Islamiyah Serua, Jumat (13/2/2026). Para siswa dan guru saling bersalaman serta bermaaf-maafan sebagai tradisi menyambut Ramadan 1447 Hijriah sekaligus menutup hari terakhir pembelajaran sebelum masa libur sekolah.
Guru SMP Islamiyah Serua, Mulyati mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai keagamaan dan karakter kepada siswa.
“Ini bagian dari budaya menyambut Ramadan. Siswa dan guru saling memaafkan agar hati bersih, sehingga ibadah yang dijalankan selama Ramadan lebih khusyuk dan bernilai,” kata Mulyati.
Hal senada, Waka SMP Islamiyah Serua Bidang Kesiswaan, Tati Tutti Alawiyah menyampaikan bahwa tradisi saling memaafkan rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai pembiasaan akhlak mulia bagi siswa.
“Kami ingin anak-anak belajar membersihkan diri lahir dan batin, sehingga mereka siap menjalani ibadah Ramadan dengan lebih baik,” tuturnya.
Selama Ramadan, sekolah juga menyiapkan sejumlah agenda keagamaan. Setelah masuk kembali pada 23 Februari, kegiatan belajar mengajar berlangsung seperti biasa. Selanjutnya, pada 25–27 Februari siswa mengikuti pesantren kilat, kemudian Penilaian Tengah Semester (PTS) dijadwalkan pada 2–7 Maret. Rangkaian kegiatan akan ditutup dengan buka puasa bersama. (Dib)




