Beranda » INFO UTAMA » Puluhan Siswa dan Guru SDN Ratujaya 1 Jalani Swab Antigen

Puluhan Siswa dan Guru SDN Ratujaya 1 Jalani Swab Antigen

by Redaksi
0 comment 160 Pembaca

SDN Ratujaya 1

Swara Pendidikan.co.id (DEPOK) – Pelaksanaan tes Swab Antigen di UPTD SDN Ratujaya 1 pada Senin (1/11/21) berjalan tertib lancar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Puskesmas Ratujaya ini diikuti sebanyak 20 orang siswa, dan 10 orang guru. dengan dibantu tenaga medis sebanyak dua orang.

Sebelum pelaksanaan, siswa diminta menyerahkan foto copy KTP orang tua dan Kartu Keluarga (KK) kemudian mengisi beberapa data. Berbeda dengan guru yang hanya menyerahkan foto copy KTP untuk di data petugas kesehatan.

Menurut keterangan Kepala UPTD SDN Ratujaya 1, Titin Supriatin, pelaksanaan swab antigen ini merupakan syarat wajib sebelum melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

“Sesuai Surat Edaran Sekretaris Daerah nomor 443/832-Dinkes tentang Skrining Swab Antigen pada penyelengaraan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di Kota Depok,” ujarnya.

“Dalam pelaksanaannya, kami bekerjasama dengan UPTD Puskesmas Ratujaya.  Termasuk vaksinasi bagi guru-guru SDN Ratujaya 1. Bentuk kerjasama tersebut juga tertuang dalam Mou UPTD Puskesmas Ratujaya dengan Sekolah melalui beberapa program. Seperti UKS (Usaha Kesehatan Sekolah), dokter kecil, kegiatan sekolah sehat,” papar Titin Supriatin.

“Di SDN Ratujaya 1 ini, UKS dibina oleh Bu Tini Supartini. Beliaulah yang mengkordinasi pelaksanaan kegiatan Surveilans kesehatan ini,” lanjutnya.

Kepala UPTD SDN Ratujaya 1 juga menyampaikan ucapan terima kasih dengan adanya Swab Antigen ini.

“Alhamdulillah, hasilnya negatif semuanya,” ujarnya bersyukur.

Dia juga berharap, pelaksanaan KBM di UPTD SDN Ratujaya 1 dapat berjalan dengan baik. Namun, tetap mengingatkan bahwa protokol kesehatan adalah hal mutlak dan jangan sampai lengah agar cita-cita semester depan untuk PTM full dapat dilaksanakan.

Terakhir, kepala UPTD SDN Ratujaya 1 juga berpesan agar  tetap menjaga kesehatan.

“Karena sekolah masih memiliki hajat besar. Seperti PKKS, Penilaian Akhir Semester, dan lain sebagianya,” tuturnya. (gus)

Tinggalkan Pesan

Artikel Terkait