Swara Pendidikan (Cipayung, Depok)– SMK Al-Muhtadin menggelar Pesantren Ekologi Ramadan 1447 Hijriah selama lima hari, Senin–Jumat (2–6 Maret 2026), di aula sekolah. Kegiatan yang bertajuk “Internalisasi Nilai Gapura Panca Waluya Guna Mewujudkan Manusia Waluya Rahmatan lil ‘Alamin” ini diikuti siswa kelas X dan XI, sementara siswa kelas XII tengah melaksanakan Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ).
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Al-Muhtadin, H. Saefudin Zuhri. Dalam sambutannya, ia mengingatkan pentingnya memaksimalkan ibadah selama bulan suci Ramadan.
“Selain belajar di sekolah, siswa harus banyak bertadarus Al-Qur’an semaksimal mungkin. Minimal satu kali khatam selama Ramadan. Caranya, setelah shalat lima waktu membaca 10 halaman,” kata Saefudin.
Dia juga mengimbau siswa agar mengisi waktu setelah shalat tarawih dan subuh dengan aktivitas positif yang bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan.
“Terdapat tiga dasar utama dalam ajaran Islam yang harus dijaga, yakni syahadat, shalat lima waktu, dan puasa,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala SMK Al-Muhtadin, Umie Poerwanti, S.AB, menegaskan bahwa Sanlat menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter siswa, khususnya dalam memahami nilai-nilai aqidah dan tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan.
“Kegiatan ini sangat penting untuk memperkuat pemahaman nilai-nilai keislaman dan kepedulian lingkungan. Karena itu selama Sanlat kami menghadirkan berbagai aktivitas edukatif dan aplikatif,” jelasnya.
Beragam kegiatan akan dilaksanakan, di antaranya tadabbur alam, aksi tasyakur, tujuh pembiasaan, POE Ibu, rantang kanyaah, serta gerakan wakaf Al-Qur’an. Setiap hari, rangkaian kegiatan diawali dengan shalat dhuha berjamaah, zikir bersama, dan tadarus Al-Qur’an.
Selama Ramadan, sekolah juga menerapkan skema kegiatan belajar mengajar (KBM) yang berbeda. Pada minggu pertama, KBM berlangsung seperti biasa. Minggu kedua diisi dengan kegiatan Sanlat di sekolah, sedangkan minggu ketiga siswa mengerjakan tugas dan unjuk karya dari rumah, seperti menanam tanaman serta menyusun makalah bertema lingkungan. (Amr)




