Swara Pendidikan (Sawangan, Depok)– Siswa kelas XII jurusan Tata Boga SMK Perwira Bangsa mengikuti kegiatan Pra Uji Kompetensi (Pra-Ujikom) sebagai persiapan menghadapi Uji Kompetensi Keahlian (UKK). Kegiatan ini dilaksanakan mulai 4–10 Februari 2026, setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB.
Pelaksanaan Pra-Ujikom dibagi ke dalam dua sesi guna memastikan efektivitas kegiatan praktik serta optimalisasi penggunaan sarana dan prasarana. Kegiatan ini juga dipantau langsung oleh Pengawas dan Pembina SMK KCD 2, H. Saikhi, M.Pd., M.M., yang hadir untuk memastikan kesiapan fasilitas serta kesesuaian pelaksanaan dengan standar yang telah ditetapkan.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMK Perwira Bangsa, Irwansyah, S.Kom, menjelaskan bahwa seluruh peralatan praktik Tata Boga telah dipersiapkan secara maksimal. Peralatan tersebut terbagi ke dalam dua kategori utama, yaitu kitchen utensils (alat kecil/manual) dan kitchen equipment (alat besar/mesin).
“Alat utama yang digunakan antara lain chef knife, cutting board, mixing bowl, whisk, spatula, ladle, sauce pan, frying pan, stock pot, serta timbangan digital dan alat ukur. Seluruh peralatan ini sangat penting untuk menunjang proses persiapan dan pengolahan makanan sesuai standar industri kuliner,” jelas Irwansyah.
Dia mengatakan, seluruh peralatan praktik tersebut telah diperiksa dan diverifikasi langsung oleh pengawas, sehingga dinyatakan layak dan siap digunakan oleh siswa selama kegiatan berlangsung.
Menurut Irwansyah, pelaksanaan Pra-Ujikom bertujuan untuk mempersiapkan mental, fisik, serta keterampilan siswa agar mampu menghadapi UKK dengan lebih percaya diri dan memperoleh hasil yang maksimal.
“Melalui Pra-Ujikom ini, siswa dapat memahami alur ujian, mengasah kemampuan praktik, serta membiasakan diri dengan standar kerja yang akan diterapkan saat UKK nanti,” imbuhnya.
Sementara itu, Pengawas dan Pembina SMK KCD 2, H. Saikhi, M.Pd, M.M, menyampaikan bahwa Pra-Ujikom merupakan bentuk simulasi penting sebelum pelaksanaan ujian kompetensi yang sesungguhnya.
“Ini adalah latihan ujian sebelum menghadapi UKK yang sebenarnya. Harapannya, saat UKK nanti siswa sudah benar-benar siap, kompeten, dan mampu meraih nilai yang baik,” ungkapnya.
Saikhi juga mengapresiasi kesiapan SMK Perwira Bangsa, baik dari sisi sarana prasarana, kesiapan siswa, maupun peran guru.
“Saya melihat semuanya sudah sangat baik, mulai dari peralatan, kesiapan siswa, hingga guru yang berpengalaman di dunia kuliner, dari tahap persiapan sampai penyajian. Saya yakin hasil masakan siswa nantinya layak jual dan dapat dinikmati oleh masyarakat,” pungkasnya. (Amr)




