Peringati HUT Ke 77 PGRI dan Guru Serta HUT Ke-51 KORPRI, MKKS SMPN Kota Depok Bakal Gelar Sejumlah Lomba Mulai Bulan Agustus Ini

by Redaksi
0 Komentar 353 Pembaca

Kasi PTK, Ketua MKKS SMPN dan Kepala SMPN se Kota Depok

SWARA PENDIDIKA (DEPOK) – Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke 77 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Guru serta HUT Ke 51 KOPRRI (Korps Pegawai Republik Indonesia) tahun 2022. Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Negeri Kota Depok bakal menggelar sejumlah cabang olah raga antar pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) SMPN se Kota Depok mulai bulan Agustus hingga November tahun 2022.

Pembukaan kegiatan lomba-lomba bertajuk “Melalui Olahraga,  Seni Kita Jalin Silaturahmi dan  Junjung Tinggi Sportivitas” di SMPN 2 Depok di buka oleh Kasi PTK, H. Syafrududin mewakili Kadisdik H. Wijayanto. Sabtu (27/8/22).

Ketua Panitia Lomba yang juga Ketua MKKS SMP Negeri Kota Depok, Salim Bangun mengatakan, pihaknya telah mempesiapkan sejumlah cabang olah raga dan seni mulai bulan Agustus hingga November tahun 2022.

“Lomba antar PTK ini akan dilaksanakan setiap Sabtu selama 5 kali (5 kali Sabtu) agar tidak mengganggu jam kegiatan belajar mengajar (KBM). Sesuai amanat bapak Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, H. Wijayanto,” ujar Salim Bangun.

Dikatakan Salim, tujuan digelaran lomba antar PTK SMPN se Kota Depok ini untuk mempererat tali silahturahmi, meningkatkan kebugaran jasmani khususnya PTK, meningkatkan semangat kerja PTK, dan juga untuk menyalurkan bakat dan prestasi di bidang olahraga dan seni.

“Adapun cabang-cabang olahraga yang dipertandingkan antara lain, bola Vollley (putra-putri), futsal, bulutangkis (putra-putri), tarik tambang (putra-putri), galasin/gobak sodor (putra-putri), bakiak (putra-putri), dan terakhir, Band (putra-putri). Semua cabor ini akan dilaksanakan setiap Sabtu,” paparnya.

“Untuk galasin, bakiak,tarik tambang, dan band, pelaksanaannya digelar pada puncak HUT, Sabtu 19 November 2022,” lanjutnya.

Adapun untuk pelaksanaan waktu dan tempat, sambungnya, untuk bola volley di SMPN 2, tanggal 27 Agustus, tanggal 3 September, tanggal 10, 17, 24 September 2022.  Selama 5 hari setiap hari sabtu.

“Untuk futsal nanti di lapangan gedung parkir Balaikota lantai 8, tanggal 1, 8, dan 15 Oktober 2022, juga setiap hari sabtu,” ujarnya.

“Sementara untuk bulutangkis dilaksanakan di tanggal 22, 29, dan 5 November 2022 selama 3 hari. juga hari sabtu, tempat kemungkinan di lapangan bukutangkis Tirtasari atau Ratu Jaya. Sedangkan untuk galasin, bakiak, tarik tambang, dan band dilaksanakan pada hari puncak 19 November 2022 di studio BRI atau Studio Alam,” urai Salim.

Salim juga menjelaskan bahwa peserta lomba ini adalah seluruh PTK di 33 SMPN Kota Depok.

Lebih lanjut Salim mengatakan, pemenang lomba akan mendapatkan piala dan uang pembinaan.

“Khusus untuk cabor tarik tambang, galasin, dan bakiak dan band, hadiahnya hanya piala saja,” ujar Salim.

Untuk kegiatan ini, Salim menyebut, sumber anggarannya murni dari dana KORPRI PNS SMPN se Kota Depok sekira 200 juta.

Kasi PTK: Menjaga Keseimbangan

Tempat yang sama, Kasi PTK, H. Syafrududin, dalam sambutan pembukaannya mengajak seluruh peserta yang hadir pada acara pembukaan untuk mengucap syukur, pasalnya setelaha masa pandemi dapat berkegiatan kembali secara normal.

Lebih lanjut, Syafrududin mengatakan, ada satu hal yang harus kita bangun dari kegiatan ini, bahwa aktifitas ini adalah menjaga keseimbangan. Jadi jangan di persepsikan bahwa aktifitas atau kegiatan ini adalah semata melaksanakan tugas. Tetapi ini dalam rangka menjaga keseimbangan diri kita. Kita punya akal, otak, jasad dan hati yang harus kita jaga keseimbangannya.

“Ketika bapak ibu ikut bimtek, yang dikasih makan otaknya, ketika mengikuti kegiatan spiritual keagamaan yang dikasih makan jiwanya, dan ketika kita olahraga yang dikasih makan jasad/fisiknya. Ketiga hal ini jika dijaga keseimbangannya maka dapat dipastikan metabolisme kita akan bekerja dengan baik. Outputnya dua hal. Kita selamat, kita bahagia. Makanya ketika persepsi kita ini adalah kegiatan menyeimbangkan diri untuk olah raga, tidak ada beban, tetapi jika ini dianggap tugas dari kepsek maka ini akan dianggap sebuah beban,” paparnya.

Untuk itu pesan saya, ujar  Syafrududin. Nikmatilah proses ini, nikmatilah olah raga ini dan tujuan dari kegiatan ini seperti yang disampaikan ketua panitia.

“Pertama silahturahim, namanya silahturahmi ada ikatan persaudaraan, untuk itu jangan sampai satu dengan yang lainnya tidak kenal, yang dia kenal hanya dari sekolahnya, padahal dia sedang berbaur, yang dia ajak ngobrol hanya teman sejawatnya, padahal semua PTK di Kota Depok adalah teman sejawatnya. Untuk itu PR nya carilah rekan sebanyak banyaknya dari kegiatan ini,” tutur Syafrududin.

Syafrududin menambahkan, out put dari kegiatan ini sesungguhnya bukan hanya buat kita, tetapi juga murid-murid kita. Kalau gurunya sehat dan bahagia, maka ekspresi kesehatan dan kebahagiaan itu akan terpancar dari gesturnya dan akan tertangkap oleh murid-muridnya dan akan berdampak positif bagi tumbuh kembang dan prestasi siswa.

Yang perlu diingat, lanjutnya. Bahwa kompetisi ini bukan untuk saling mengalahkan atau menjatuhkan, tetapi kompetisi ini adalah untuk mengukur progres kita dalam mengembangkan diri. Sudah sampai tangga yang keberapa kita. Persoalan menang itu hal lain, tetapi pertanda tingkat kemampuan kita itu yang lebih penting. “Selamat berlomba dan bertanding,” tutupnya.

Rosa Sastra: Sukses dan Keren

Sementara itu, Ketua Komite SMPN 2 Depok, Rosa Sastra mengaku senang dengan adanya lomba ini. menurutnya, selain menjaga silahturahmi antar PTK diharapkan berimbas pada anak didik.

“Sukes dan keren pokoknya deh,” ujar  Rosa Sastra.

Hal yang sama juga disampaikan Kepala SMPN 28 Depok, Hj. Rodiah Ambarsari M.Pd yang dimintai komentarnya oleh SP.

Kepsek SMPN 28: Sangat dinanti-nanti PTK

Menurut Hj. Rodiah Ambarsari M.Pd, kegiatan ini sangat dinanti-nanti para PTK, pasalnya selama dua tahun ini pasif akibat pandemi.

“Alhamdulillah di tahun 2022 ini bisa di selenggarakan kembali. Jadi PTK mulai semangat lagi untuik berolahraga mengembangkan dan menyalurkan potensinya, hal ini bukan sekedar mencari menang dan kalahnya saja, tetapi soliditas dan persatuan antar guru-guru depok tetap terjaga. Minimal untuk guru-guru di sekolah sendiri. Saling mendukung satu sama lain. Senang banget deh, siswa-siswa juga sangat mendukung kegiatan,” pungkasnya. (harlis)

Baca juga

Tinggalkan Komentar