PENGAWASAN KETAT MENJELANG UN TINGKAT SMP/MTS DI KOTA DEPOK

by syahrul
0 Komentar 345 Pembaca
Ruang penyimpanan soal UN digembok oleh Kepsek SMPN 3 disaksikan pihak Ombudsman Bidang Penyelesaian bersama rombongan Dinas Pendidikan dan para awak media.(Dok SP)

Ruang penyimpanan soal UN digembok oleh Kepsek SMPN 3 disaksikan pihak Ombudsman Bidang Penyelesaian bersama rombongan Dinas Pendidikan dan para awak media.(Dok SP)

SWARA PENDIDIKAN .CO.ID – SUKMAJAYA

Sabtu, 7/5/2016 Ketatnya pengawasan UN tampak terlihat dengan peninjauan langsung pihak Ombudsman bersama rombongan Dinas Pendidikan kota Depok kesekolah SMPN 3 sebagai lokasi sentral penyimpanan soal – soal UN tingkat SMP/MTs/program kesetaraan Paket B sekota Depok, hal itu dilakukan selain mencegah kebocoran soal – soal ujian dengan sistem keamanan yang terjamin sekaligus mengawasi pendistribusian soal saat dihari Senin 9/5 ujian pertama berlangsung.

Dihadapan awak media perwakilan Ombudmans Bidang Penyelesaian Dominikus mengatakan selain administrasi

Ombudsman Bidang Penyelesaian Dominikus saat memberikan keterangan kepada para awak Media.

Ombudsman Bidang Penyelesaian Dominikus saat memberikan keterangan kepada para awak Media.

jumlah soal Ujian yang harus jelas laporannya diperlukan pula standar pengamanan soal- soal ujian seperti ruang penyimpanan soal- soal ujian yang digembok dan pengawasan melalui CCTV serta keamanan dari pihak kepolisian selama 24 jam hingga usai UN.

“Persiapan Ujian Nasional yang perlu diawasi adalah mencegah kebocoran soal karena itu sistem pengawasan soal- soal ujian yang disimpan selain diperlukan aparat keamanan juga pengawasan CCTV sehingga siapapun yang mendekati ruang penyimpanan dapat terdeteksi,”kata Dominikus.

Ia berharap dengan sistem keamanan yang sudah memenuhi standar dapat  diikuti saat pelaksanaan ujian,”mudah- mudahan saat pendistribusian dan pelaksanaannya ujian terlaksana dengan lancar dan tertib,”harap Dominikus.

Tempat yang sama Kepala Dinas Pendidikan kota Depok Herry Pansila Prabowo menerangkan sistem pengamanan soal UN dan pendistribusian senantiasa ditingkatkan tiap tahunnya. Menurutnya selain sistem keamanan soal –soal UN diperlukan pula kejujuran semua pihak.

ruang control CCTV mengawasi dengan ketat beberapa sudut yang berdekatan ruang penyimpanan soal UN.

ruang control CCTV mengawasi dengan ketat beberapa sudut yang berdekatan ruang penyimpanan soal UN.

“Yang terpenting saat pelaksanaan Ujian Nasional dibutuhkan kejujuran semua pihak agar nilai – nilai pendidikan tidak hanya diukur nilai raport dan hasil UN,”ujar Kadisdik.

Sementara itu jumlah peserta ujian untuk SMP 20.095 siswa, untuk MTs 5.479 siswa dan untuk siswa program kesetaraan paket B 1383 siswa dengan total 26.952  peserta ujian tingkat SMP/MI/Paket B. dan akan berlangsung selama 4 hari dengan mata pelajaran yang diujikan B Indonesia, Matematika, B Inggris, dan IPA. (Harlis)

Baca juga

Tinggalkan Komentar