Swara Pendidikan (Sawangan, Depok)— 60 pemuda yang tergabung dalam komunitas Kebon Rehab, Pemuda Lampu Quran, Rekodik, Pelajar Muhammadiyah Kota Depok, Himpunan Pemuda Lebak, serta Pemuda Muhammadiyah Kota Depok mengikuti kajian ekologi bertema “Bumi dan Manusia, Rawat Bumi Hidupkan Masa Depan” pada Ahad (8/3/2026) di Kampung ProKlim Lebak, RW 6, Kecamatan Sawangan, Kota Depok.
Dalam kajian tersebut, para peserta membahas hubungan antara manusia dan bumi serta tanggung jawab manusia dalam merawat alam demi keberlanjutan kehidupan. Diskusi juga menyoroti peran strategis pemuda dalam menjaga lingkungan melalui berbagai aksi nyata di masyarakat.
Narasumber kegiatan, Ustadz Baharudin selaku Founder Salakha Foundation, menyampaikan pentingnya pengelolaan sampah yang dimulai dari lingkungan rumah tangga sebagai langkah awal menjaga kelestarian lingkungan.
“Pengelolaan sampah harus dimulai dari rumah. Jika setiap keluarga mampu memilah sampah organic an anorganik serta mengurangi sampah yang tidak perlu, maka dampaknya akan sangat besar bagi lingkungan,” papar Baharudin.
Dia juga mengajak para pemuda untuk menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing dengan mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang baik serta menjaga kebersihan lingkungan.
Sementara itu, tokoh pemuda Kampung ProKlim Lebak, Budi Cemon mengatakan bahwa kegiatan kajian ekologi seperti ini sangat penting dalam membangun kesadaran kolektif generasi muda terhadap isu-isu lingkungan.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena menghadirkan ruang belajar bersama bagi para pemuda. Kampung Lebak sebagai Kampung ProKlim tentu membutuhkan dukungan berbagai pihak, terutama generasi muda, agar program-program lingkungan dapat berjalan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Menurut Budi, keterlibatan berbagai komunitas pemuda dalam kegiatan tersebut juga menjadi langkah positif untuk memperkuat kolaborasi dalam gerakan kepedulian lingkungan di Kota Depok.
Ketua Komunitas Pemuda Lampu Quran, Firman menambahkan, kajian ekologi ini juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran spiritual sekaligus kepedulian terhadap lingkungan di kalangan pemuda.
“Merawat bumi bukan hanya tanggung jawab sosial, tetapi juga bagian dari nilai-nilai keimanan. Melalui kajian ini kami ingin mengajak para pemuda memahami bahwa menjaga alam merupakan amanah manusia sebagai khalifah di bumi,” katanya.
Diketahui, Kampung Lebak RW 6 Sawangan saat ini tengah menjalankan program Program Kampung Iklim (ProKlim), yaitu inisiatif berbasis masyarakat yang bertujuan meningkatkan upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di tingkat lokal melalui berbagai kegiatan pelestarian lingkungan. (Amr)




