Outing Class Sekolah di Depok Tetap Dilaksanakan!!

by Redaksi
0 Komentar 2581 Pembaca

Komisi D DPRD Depok bersama kepala sekolah SMP, SMA dan SMK menyepakati kegiatan Outing class

Swara Pendidikan (Depok)-  Komisi D DPRD Depok bersama kepala sekolah SMP, SMA dan SMK menyepakati kegiatan Outing class maupun tour sekolah akan tetap dilaksanakan. Kesepakatan bersama ini merupakan hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi D DPRD Depok untuk mencari solusi dari musibah kecelakaan maut SMK Lingga Kencana, Depok di gedung DPRD Depok pada Rabu, 15 Mei 2024.

Dalam pertemuan yang dimediasi Wakil Ketua DPRD Depok yang juga Koordinator Komisi D DPRD Depok, Tajudin Tabri didampingi Ketua Komisi D, Supriatni, Wakil Ketua Komisi D, Babai Suhaemi dan anggota Komisi D, diantaranya Rezki M Noer, Imam Musanto, Ade Firmansyah, Ade Supriyatna, Igun Sumarno, serta Rudi Kurniawan.

Hadir hadir pula Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, Siti Chaerijah Aurijah dan Kepala KCD Pendidikan wilayah II Bogor-Depok, Asep Sudarsono. Selain itu, hadir pula Kabid Pembinaan SD Disdik Depok, Awang Buang dan Kabid Pembinaan PAUD Disdik Depok, Suhyana. MKKS SMP, SMA, SMK Negeri-Swasta, juga K3S SD Negri-Swasta. Serta perwakilan komite dan pemerhati peduli pendidikan.

Wakil Ketua DPRD Depok, Tajudin Tabri menegaskan, RDP ini bukan untuk mencari siapa yang salah dalam kasus kecelakaan maut SMK Lingga Kencana.

“Disini dewan ingin mencari solusi terbaik agar kedepan pelaksanaan tur kedepannya sekolah lebih baik,” kata Tajudin Tabri.

Senada, Ketua Komisi D DPRD Depok, Supriatni mengatakan dewan ingin masukan data para kepala sekolah agar kedepan ada regulasinya sebagai pegangan bagi sekolah.

“Pemkot Depok harus lebih memperhatikan masalah teknis pelaksanaan tour sekolah, terutama soal kendaraannya agar tidak terjadi lagi peristiwa serupa,” tandas Supriatni.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Depok, Babai Suhaemi menyatakan outing class dan tour tetap dilaksanakan karena sudah diamanatkan didalam kurikulum Merdeka.

“Saya sepakat outing class tetap dilkasanakan, dan lokasinya seputar wilayah Jawa Barat. Jika lokasinya diluar itu harus dibuat regulasi,” ujar Babai.

Kepala Disdik Kota Depok, Siti Chaerijah Aurijah menjelaskan, sesungguhnya outing class atau studi tur muatan dari Kurikulum Merdeka.

“Pertemuan ini untuk mencari solusi terbaik, sharing informasi dan menyamakan persepsi mengenai outing class. Pada dasarnya outing class atau studi tur adalah muatan dari Kurikulum Merdeka,” jelas Siti.

Sementara itu, Kepala KCD Wilayah II Jawa barat, Kota Bogor dan Depok, Asep Sudarsono sepakat untuk memperbaiki prosedur outing class agar tidak terjadi lagi hal yang tidak diinginkan.

“Imbauan Pak Gubernur Jawa Barat, studi tur tetap dilaksanakan,” katanya.

Asep menambahkan, dalam himbauan Gubernur Jawa Barat tersebut, dikecualikan bagi sekolah yang sudah terlanjur mengadakan kerjasama tidak mungkin bisa dikembalikan.

“Tetap dilaksanakan dengan peningkatan kualitas pelayanan,” tandas Asep. (Jaya)

Baca juga

Tinggalkan Komentar