• BERITA UTAMA
    • NASIONAL
    • Internasional
    • KABAR DAERAH
    • METROPOLITAN
  • KABAR SEKOLAH
    • SMA
    • SMK
    • MA
    • SMP
    • MTS
    • SD
    • MI/DINIYAH
    • PAUD/TK
  • KABAR KAMPUS
  • KABAR PESANTREN
  • MENULIS
    • Artikel Guru
    • Artikel Dosen/Mahasiswa
    • Opini
  • TIPS EDU
  • EDU INFO
    • Klik Pendidikan
    • Info Pendidikan
    • Info Guru
  • INSPIRASI PENDIDIKAN
    • Inspirasi
  • JEJAK PRESTASI
  • E-PAPER
  • LAINNYA
    • Profil Sekolah
      • SMK
      • SMA
      • MA
      • SMP
      • MTS
      • SD
      • TK/PAUD
      • MI/DINIYAH
    • Ruang Sastra
      • Cerpen
      • Puisi
    • ULASAN BUKU
      • BAHAN AJAR
      • BUKU UMUM
    • SAPA WILAYAH
      • Kecamatan Beji
      • Kecamatan Bojongsari
      • Kecamatan Cilodong
      • Kecamatan Cimanggis
      • Kecamatan Cinere
      • Kecamatan Cipayung
      • Kecamatan Limo
      • Kecamatan Pancoran Mas
      • Kecamatan Sawangan
      • Kecamatan Sukmajaya
      • Kecamatan Tapos
    • WAWASAN PUBLIK
      • Parlemen
      • Pemerintahan
      • Peristiwa
      • Politik
      • Sosial
      • Suara Publik
      • Ekonomi & Bisnis
      • Infotaintment
      • Opini
Swara Pendidikan
Sunday, April 12, 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Swara Pendidikan
No Result
View All Result

Ortusi Tuding 3 SMP Negeri Dongkrak Nilai Siswa agar Bisa Ikut PPDB SMA Jalur Prestasi, Ini Jawaban Tegas Disdik Depok

by SWARA PENDIDIKAN
30 June 2024
in BERITA UTAMA, Klik Pendidikan
0
Ortusi Tuding 3 SMP Negeri Dongkrak Nilai Siswa agar Bisa Ikut PPDB SMA Jalur Prestasi, Ini Jawaban Tegas Disdik Depok

Sekdisdik Depok, Sutarno,SE,MM

        
Sekdisdik Depok, Sutarno,SE,MM

Swara Pendidikan (Depok) – Mencuatnya dugaan mark up nilai akademik di SMPN 32, 29 dan 19 yang dituduhkan oleh ortusi, agar bisa masuk SMA negeri, dibantah Dinas Pendidikan Kota Depok, melalui Sekdisdik, Sutarno,SE,MM.

Menurut Sutarno, isu adanya jual beli nilai di sekolah, dengan me-mark up nilai akademik tidak benar sama sekali. Sutarno menyebut, sekarang ini di SMP negeri tidak ada lagi label sekolah favorit.

Kalau ada siswa di sekolah yang mendapatkan nilai tertinggi, itu lantaran yang digunakan sekarang adalah Kurikulum Merdeka, dimana para guru sudah dibekali menjadi guru penggerak yang dapat meningkatkan kompetensi siswa.

“Jadi sekarang masyarakat harus memahami bahwa sekarang ini tidak ada lagi istilah sekolah favorit, tapi bagaimana guru yang notabene sudah dibekali dengan program guru penggerak, dia dapat meningkatkan nilai siswa dengan satu yang lainnya, jadi begitu cara mengukurnya, jadi jangan ada lagi pertanyaan, kok sekolah baru bisa mendapatkan nilai tinggi,” tandas Sutarno disela pernikahan anak Wakil Wali Kota Depok di JGU, Sabtu ( 29/6/24) malam.

BACA JUGA

Kwarran Pramuka Pancoran Mas Depok Gelar Orientasi Pengurus 2026–2029, Perkuat Sinergi dan Administrasi

RSSG Depok 2026: 49 Sekolah Swasta Berpotensi Tampung Lebih dari 4.000 Siswa Gratis

Hari Jadi ke-477 Jepara, Bupati Ajak Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Berkelanjutan

SPP Mayong Didorong Mandiri Lewat Pelatihan Keuangan

Sutarno, menegaskan, sekarang ini guru-guru muda dan kepala sekolah, hampir semuanya berasal dari unsur guru penggerak, programnya Merdeka Belajar, kurikulumnya Merdeka Belajar, dimana proses  belajarnya berpihak kepada siswa dan setiap guru harus tahu sejauh mana minat siswa dan sejauh mana dapat melihat kompetensinya.

Dan perlu diketahui, lanjutnya, pihak disdik mengawasi nilai rapor yang ada di sekolah.

“Jadi tidak ada itu yang namanya jual beli nilai atau markup nilai, karena kami selalu mengawasi nilai rapor yang ada di sekolah. Kita punya pengawas, dalam proses pembelajaran, kita punya pendamping pengawas, dimana setiap tahapan pembelajaran itu ada penilaian form. Form itu datanya ada di kami, juga ada tahapan-tahapannya, yang hasilnya yaitu rapor pendidikan,” tukasnya.

“Jadi saya mengimbau kepada masyarakat, khususnya orang tua siswa, jangan buru-buru men-jugde, kemudian di sebarkan ke medsos, tanyakan dulu ke pihak sekolah atau ke dinas pendidikan,” pungkasnya. (gus)

BeritaTerkait

Kwarran Pramuka Pancoran Mas Depok Gelar Orientasi Pengurus 2026–2029, Perkuat Sinergi dan Administrasi
METROPOLITAN

Kwarran Pramuka Pancoran Mas Depok Gelar Orientasi Pengurus 2026–2029, Perkuat Sinergi dan Administrasi

11 April 2026
0
0

  ‎Swara Pendidikan (Pancoranmas, Depok) — Gerakan Pramuka Kwartir Ranting...

Read more
RSSG Depok 2026: 49 Sekolah Swasta Berpotensi Tampung Lebih dari 4.000 Siswa Gratis

RSSG Depok 2026: 49 Sekolah Swasta Berpotensi Tampung Lebih dari 4.000 Siswa Gratis

10 April 2026
0
Hari Jadi ke-477 Jepara, Bupati Ajak Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Berkelanjutan

Hari Jadi ke-477 Jepara, Bupati Ajak Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Berkelanjutan

10 April 2026
0

SPP Mayong Didorong Mandiri Lewat Pelatihan Keuangan

9 April 2026
0

Rumah Baca Ceria (RBC) Fasilitasi Diskusi Mahasiswi tentang Tradisi Pengobatan Jawa

9 April 2026
0

Raden Muchamad Zakky: Efisiensi Anggaran Tidak Mengganggu Pembinaan Siswa di Depok

8 April 2026
0
Next Post
MTs Assa’datain  Serua Masih Terima Siswa Baru

MTs Assa’datain Serua Masih Terima Siswa Baru

https://dewanpers.or.id/data

2026 © swarapendidikan.co.id

TENTANG KAMI

  • Berita
  • Disclaimer
  • KERJAMASA DAN IKLAN
  • KODE ETIK JURNALIS SWARA PENDIDIKAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • LOKER / MAGANG
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Swara Pembaca
  • swarapendidikan.co.id
  • Tentang Kami

Follow & Share

No Result
View All Result
  • Berita
  • Disclaimer
  • KERJAMASA DAN IKLAN
  • KODE ETIK JURNALIS SWARA PENDIDIKAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • LOKER / MAGANG
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Swara Pembaca
  • swarapendidikan.co.id
  • Tentang Kami

2026 © swarapendidikan.co.id