Ojol Kabupaten Bogor Geruduk CCM

by Redaksi
23 Komentar 17348 Pembaca

Swara Pendidikan.co.id (Cibinong, Bogor) – Ratusan driver ojek online (Ojol) di Cibinong, Kabupaten Bogor, melakukan aksi unjuk rasa (unras) di depan pusat perbelanjaan Cibinong City Mall (CCM), Sabtu (22/01/22).

Aksi tersebut dipicu oleh pengelola CCM yang melarang driver ojol mengambil orderan food di pusat perbelanjaan tersebut dengan menggunakan atribut/jaket Ojol. Serta rencana penertiban pangkalan ojek online yang berada di area sepanjang jalan protokol Tegar Beriman, terkait Peraturan Bupati (Perbup) No 126 tahun 2021 tentang kawasan tertib lalu lintas.

Karena itu mereka menuntut kepada pengelola CCM membolehkan para Ojol masuk mengambil orderan food tanpa harus melepaskan atribut/jaket Ojolnya serta dibuatkan shelter di area parkiran CCM. Karena terdampak Perbup kawasan tertib lalu lintas.

“Itu dua tuntutan yang kami minta,” tandas Ketua Paguyuban Ojek Online Kabupaten Bogor (POKAB), Adam.

Adam menyebut, alasan pengelola CCM yang mengatakan jaket Ojol membawa virus, karena itu harus dilepas saat mengambil orderan food dianggap Ketua POKAB sebagai bentuk diskriminasi terhadap driver Ojol.

Adam (Koordinator Aksi)

Sementara itu, Adi mewakili manajemen CCM yang menemui para pendemo meminta maaf atas aturan yang dibuat oleh pengelola CCM. Menurutnya aturan tersebut dibuat, karena pengelola CCM menilai para Ojol kerap melakukan kontak dengan orang banyak.

“Ini semata-mata upaya kami agar tidak timbul cluster baru, makanya kita buat aturan seperti itu. Apalagi sekarang muncul virus baru yang lebih cepat penularannya, yaitu virus Omicron,” ungkap Adi.

Adi juga berjanji tuntutan para Ojol boleh atau tidak untuk tetap memakai atribut Ojol saat mengambil orderan food akan di diskusikan dengan pihak manajemen CCM.

Untuk Shelter di area parkiran CCM, Adi mengatakan, siap mengakomodir asal ada kesepakatan dari 3 Aplikator. Yaitu Gojek, Grab dan Shopee.

Tempat yang sama, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor, Sujana siap memfasilitasi parkiran untuk Ojol di Food Court Cirai, untuk sementara waktu.

Sementara itu, Ketua POKAB menegaskan, pihaknya bersama rekan Ojol lainnya akan terus mengawal agar tuntutan mereka dipenuhi dan berjanji akan membawa massa yang lebih banyak lagi jika pihak CCM ingkar.

Usai unras, para driver ojol membubarkan diri dengan tertib dan tetap menjaga prokes. (Rahmat Gimbal)

Baca juga

Tinggalkan Komentar

23 Komentar

Anonymous 23/01/2022 - 4:53 pm

Ojol tuh lebih bersih dari pada lu semua yg berdasi ….camkan

Reply
Anonymous 23/01/2022 - 9:21 pm

Bagaimana kalau pengelola ccm menyediakan pintu masuk semprot disinfectant khusus utk ojol… Jaket merupakan atribut identitas yg bisa membedakan mana pengunjung yg akan mkn d lokasi atau ojol yg akan delivery…utk saat pandemi ini gofood sangat membantu loh…

Reply
Anonymous 23/01/2022 - 9:34 pm

Pemerintah ..kasihlah pekerjaan para ojol….biar tdk dibudakin aplikator

Reply
Anonymous 24/01/2022 - 6:24 am

Jangan ngemis lebih baik ikhtiar terus dan bersabar. Bukan pemerintah yg bikin kita hidup, tapi rezeki dari Yang Maha Kuasa yang bikin kita beraktivitas.

Reply
Anonymous 23/01/2022 - 10:04 pm

Kenapa sii bentar2 demo grudug

Reply
Anonymous 24/01/2022 - 6:24 am

Krn sekarang sudah terbentuk Genk Ojol

Reply
Anonymous 24/01/2022 - 6:39 pm

Namanya demo ya penyampaian aspirasi, kalo bentar2 makan namanya demo masak.

Reply
Anonymous 23/01/2022 - 11:34 pm

Top markotop,mana ada jaket nularin virus,yang ada orang kaya noh yg bawa virus dari luar negri,lagian ojol sering kena panas matahari virus dah kabur duluan

Reply
Anonymous 24/01/2022 - 6:26 am

Betul, cuma klw saya mah lihatnya lebih kpd etika saat masuk ke suatu tempat. Perhatikan penampilan dan jangan sembarang masuk. Bukan pakaian mahal yg dinilai tp kerapihan.

Reply
Anonymous 24/01/2022 - 1:00 pm

Betul setuju.. yg bawa virus dr luar negeri masyarakat kita yg di dlm neger yg nitabene orang2 kecil yg kna getahnya.

Reply
Anonymous 24/01/2022 - 3:52 am

Setuju aturan baru dari ojol,dari mana lagi kalian bisa makan lewat on line pesan di aplikasi lalu ojol yang mengantarkan makanan sampai di rumah

Reply
Anonymous 24/01/2022 - 6:22 am

Setuju aja dengan peraturan yg dibuat oleh pengelola. Kan, mereka itu mengelola mal agar aman, nyaman dan beraih.
Terkadang saya (sering) lihat pengemudi ojol baik di luar (jalanan) atw saat masuk ke mal kurang memperhatikan etika. Motornya kotor, penampilannya baik wajah dan pakaiannya kurang enak dipandang (bukan nilai dari mahal & bagus tp dari bersih dan tidak bau), helm bau dan tak bersepatu. Klw terhadap pengemudi seperti ini maka wajar pengelola (tuan rumah) menolak ijin masuk. Lah, rumah kita aja klw ada tamu yg lusuh dan bau bikin kita jd ga nyaman kan?
Bukankah lebih baik sebelum masuk mal atw gedung kantor, dll dipersiapkan dulu penampilannya mulai dari lepas jaket, rapikan rambut, seka wajah & pakai masker.
Sudah banyak contoh loh di youtube driver online yg necis justru dpt simpati yg tinggi dr konsumen dengan bintang 5 dan tips yg gede.
Jadi orang bersih dan rapih itu bukan saja enak dilihat orang tp juga jd nilai derajat seseorang (iman) tanpa melihat bidang kerjanya selama itu halal dan thoyyib.

Reply
Anonymous 25/01/2022 - 2:58 pm

Agar aman? Antum kira ojol maling? Wkwkwkww
Masalah penampilann ya tergantung dr individu masing” kemampuan masing”
boos

Reply
Anonymous 24/01/2022 - 6:51 am

Harusnya para pengusaha kuliner bersyukur, berkat ojol usaha mereka tetap jalan. Apalagi selama covid ini. Karena itu jangan remehkan peran ojol. Jadi ayo dong para pengusaha Dorong agar pemda ikut memperhatikan para ojol

Reply
Anonymous 24/01/2022 - 8:15 am

Yg bilang jaket bawa virus itu GUWOBLOK . yg bawa virus itu orang kaya yg pulang dari luar negeri.

Ingat Ojol 100% pasti sudah vaksin
Ojol lebih sering ditempat panas.jadi virus lemah /mati.

Reply
Anonymous 24/01/2022 - 9:00 am

Dampak pengangguran ngojol tidak ada pilihan lagi, membantu meski ongkir sangaat kecil sangat tidak manusiawi. Inilah PR bagi pemerintah kolomerat agar bisa membuka lapangan pekerjaan sebanyak-banyaknya

Reply
Anonymous 24/01/2022 - 11:37 am

Hauuu ah…emang gue pikirin

Reply
Anonymous 24/01/2022 - 12:21 pm

Hargai ojol kalian bisa hidup enak karna ojol bisa kaya karna ojol,lah apa hubungan nya ojol ma mereka yg nyari duit mereka sendiri digaji jg bkn ama ojol,bisa makan dri kerja keras sendiri,klo lu bilang bgtu w jg mau dong jol hidup enak dan kaya karna lu bisa membuat org hidup enk dan kaya sekarang w mau dan w minta lu semua bisa gk,org tuololl guobluok duongo

Reply
Anonymous 24/01/2022 - 12:24 pm

Kalian bisa hidup enak karna ojol bisa kaya karna ojol,hahhha ojol tolol apa hubungannya ama lu,klo lu bisa begitu w mau dong jol hidup enak dan kaya lu bisa blng bgtu brti lu bisa dong,gw mau dong,wkwkkw ojol duongo tuolol guoblok

Reply
Anonymous 24/01/2022 - 4:19 pm

Mantab semangat terus abang ku

Reply
Anonymous 24/01/2022 - 6:16 pm

Aturan yang merendahkan driver online,,seolah2 ojol pembawa virus,,aturan P.A

Reply
Anonymous 24/01/2022 - 7:47 pm

Win win sulution aja
Jika maksudnya sterilisasi ya siapkan aja kamar desinfektan, jadi ojol pakai jaket steril dulu disitu.
Selter disediakan dgn kapasitas tertentu, jika penuh ya yang ga kebagian dilarang mangkal diluar selter dan sama2 patuh.

Reply
Anonymous 25/01/2022 - 4:32 am

Kalo menurut saya ccm bikin aturan gitu sah2 aja nggak masalah atribut di copot saat pengambilan oderan gofood. Aturan nggak cuma di ccm doang hampir semua mall melarang ojol pake atribut di saat ambil oderan di dalam mall

Reply