Swara Pendidikan, (Mataram, NTB) — Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), menggelar kegiatan Ngonthel Bersama yang berlangsung meriah. Minggu (18/1/2026). Kegiatan ini dipusatkan di Lapangan Perumahan Griya Pagutan Indah (GPI), Kota Mataram, diikuti sekitar 250 pecinta sepeda tua dari berbagai daerah di Pulau Lombok yang secara resmi dilepas oleh Ketua KOSTI NTB, Agus Cahyono, S.H., M.M.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa ngonthel tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antaronthelis serta upaya melestarikan sepeda tua sebagai bagian dari warisan budaya.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin menumbuhkan semangat kebersamaan, menjaga kesehatan, sekaligus melestarikan nilai-nilai sejarah yang melekat pada sepeda tua. Saya juga berpesan agar seluruh peserta berhati-hati dan tertib di jalan,” ujar Agus Cahyono.

Ngonthel Bersama ini menempuh jarak kurang lebih 17 kilometer dengan rute yang telah ditentukan panitia. Para peserta berasal dari berbagai komunitas KOSTI, di antaranya KOSTI Kota Mataram, KOSTI Lombok Utara, KOSTI Lombok Barat, dan KOSTI Lombok Tengah.
Dengan mengenakan busana khas tempo dulu, seperti petani dan pejuang, para onthelis dan onthelista tampak antusias mengayuh sepeda tua andalan masing-masing hingga garis finis. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan terasa kuat sepanjang kegiatan berlangsung.
Ketua KOSTI Kota Mataram, Mudofir, S.Pd., berharap kegiatan Ngonthel Bersama ini dapat menjadi agenda rutin KOSTI Kota Mataram. Ia juga berharap kegiatan tersebut mampu menarik minat generasi muda untuk mengenal dan mencintai sepeda tua sebagai bagian dari identitas budaya bangsa, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya berolahraga. (Yp)




