Swara Pendidikan (Jepara) – Ribuan warga memadati kawasan pesisir Kabupaten Jepara dalam perayaan Pesta Lomban 2026 yang digelar sepekan setelah Idulfitri. Tradisi Bodo Kupat, pesta laut kebanggaan masyarakat Bumi Kartini, tahun ini tampil berbeda dengan kehadiran kapal perang sebagai ikon baru yang menjadi daya tarik utama sekaligus meningkatkan kemeriahan acara.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah II (Jepara, Kudus, Demak), Jamaludin Malik, menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan acara tahun ini. Ia menilai kreativitas Bupati Jepara dalam mengemas kegiatan menjadi kunci meningkatnya antusiasme masyarakat.
“Acara ini sangat meriah, bahkan lebih meriah dari tahun kemarin karena ada kapal perang. Mas Bupati yang masih muda ini punya kreativitas yang luar biasa, sehingga Lomban tahun ini terasa lebih spesial,” ujar Jamaludin Malik.

Pesta Lomban atau yang dikenal sebagai “Bodo Kupat” (Lebaran Ketupat) merupakan agenda budaya tahunan yang selalu menjadi puncak kunjungan wisata di Jepara. Tradisi yang digelar sepekan setelah Idulfitri ini rutin menarik ribuan wisatawan, terutama di kawasan pesisir pantai.
Menyikapi tingginya antusiasme masyarakat, Jamaludin juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan keselamatan selama perayaan berlangsung. Ia menekankan agar masyarakat tetap waspada, baik saat perjalanan maupun ketika berada di lokasi wisata.
“Saya berpesan agar masyarakat tetap menjaga keselamatan. Saat berkendara jangan lupa pakai helm dan hati-hati di jalan. Begitu juga saat berada di pantai, tolong anak-anak dijaga dengan ketat karena suasana pasti sangat ramai,” tegasnya.
Sebagai penutup, Jamaludin Malik turut menyampaikan ucapan selamat Idulfitri serta permohonan maaf kepada seluruh masyarakat di wilayah Jepara, Kudus, dan Demak. Ia berharap dukungan dan doa agar dapat terus konsisten dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat di tingkat pusat.**




