ADVERTISEMENT
  • BERITA UTAMA
    • NASIONAL
    • Internasional
    • KABAR DAERAH
    • METROPOLITAN
  • KABAR SEKOLAH
    • SMA
    • SMK
    • MA
    • SMP
    • MTS
    • SD
    • MI/DINIYAH
    • PAUD/TK
  • KABAR KAMPUS
  • KABAR PESANTREN
  • MENULIS
    • Artikel Guru
    • Artikel Dosen/Mahasiswa
    • Opini
  • TIPS EDU
  • EDU INFO
    • Klik Pendidikan
    • Info Pendidikan
    • Info Guru
  • INSPIRASI PENDIDIKAN
    • Inspirasi
  • JEJAK PRESTASI
  • E-PAPER
  • LAINNYA
    • Profil Sekolah
      • SMK
      • SMA
      • MA
      • SMP
      • MTS
      • SD
      • TK/PAUD
      • MI/DINIYAH
    • Ruang Sastra
      • Cerpen
      • Puisi
    • ULASAN BUKU
      • BAHAN AJAR
      • BUKU UMUM
    • SAPA WILAYAH
      • Kecamatan Beji
      • Kecamatan Bojongsari
      • Kecamatan Cilodong
      • Kecamatan Cimanggis
      • Kecamatan Cinere
      • Kecamatan Cipayung
      • Kecamatan Limo
      • Kecamatan Pancoran Mas
      • Kecamatan Sawangan
      • Kecamatan Sukmajaya
      • Kecamatan Tapos
    • WAWASAN PUBLIK
      • Parlemen
      • Pemerintahan
      • Peristiwa
      • Politik
      • Sosial
      • Suara Publik
      • Ekonomi & Bisnis
      • Infotaintment
      • Opini
Swara Pendidikan
Wednesday, March 11, 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Swara Pendidikan
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Menaker Yassierli Tekankan Nilai Integritas dan Kerja Bermakna dalam Layanan TKA

by SWARA PENDIDIKAN
2 February 2026
in NASIONAL
0
Menaker Yassierli Tekankan Nilai Integritas dan Kerja Bermakna dalam Layanan TKA

Menaker Yassierli Ipada Forum Diskusi Layanan Penggunaan Tenaga Kerja Asing di BBPKK Bandung Barat 3 (sumber foto: Biro Humas Kemnaker)

        

 

Swara Pendidikan (Bandung Barat) — Menaker Yassierli menekankan pentingnya integritas dan kerja bermakna dalam meningkatkan kualitas layanan publik, termasuk layanan penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA). Hal tersebut disampaikan dalam Forum Diskusi Layanan Penggunaan TKA di BBPKK Bandung Barat, Jumat (30/1/2026).

Menurut Yassierli, nilai organisasi harus dimulai dari integritas dan profesionalisme, disertai kepedulian terhadap persoalan di lapangan. Nilai tersebut kemudian diwujudkan dalam pekerjaan yang bermakna, melampaui kewajiban formal, serta semangat kebersamaan di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan.

“Nilai-nilai ini menjadi fondasi untuk pelayanan publik yang profesional, adil, dan berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA

Menko Pangan Zulkifli Hasan Tinjau Program Makan Bergizi Gratis di Sekolah Jepara

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1 Diperpanjang hingga 24 Maret, Segera Daftarkan Diri!

TPG Madrasah Cair Bertahap, Kemenag Targetkan Rampung Sebelum Idulfitri 2026

Aturan Baru Pemerintah: Usia di Bawah 16 Tahun Tak Boleh Main TikTok, Instagram, dan Facebook

Menaker menjelaskan konsep Meaningful Work: Beyond the Duty, di mana makna kerja tidak ditentukan oleh jabatan, melainkan oleh cara seseorang menjalankan tugasnya setiap hari, baik yang terlihat maupun tidak terlihat. Dengan melampaui kewajiban formal, aparatur diharapkan mampu menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat.

“Ketika dampak itu dirasakan, makna muncul. Inilah yang memberi energi, komitmen, dan memperkuat organisasi dalam jangka panjang,” jelasnya.

Lebih lanjut, Yassierli menegaskan prinsip Satu Tim, Satu Kapal, yang memandang organisasi sebagai satu kesatuan utuh. Ia meminta seluruh unit kerja menghilangkan ego sektoral, memperkuat kolaborasi, serta memiliki tujuan dan sense of crisis yang sama.

“Kolaborasi harus dikedepankan, bukan kompetisi. Kebersamaan itu indah,” tegas Yassierli.

Dalam pengelolaan sumber daya manusia, Menaker juga menyoroti prinsip Right Person, Right Position, yakni penempatan pegawai berdasarkan kompetensi, potensi, dan kinerja, dengan integritas dan moralitas sebagai syarat utama. Pendekatan ini menekankan meritokrasi di atas senioritas.

Potensi pegawai diuji melalui penugasan strategis, proyek penting, maupun stretch assignment. Selain itu, akses pengembangan diberikan secara adil melalui talent pool, mentoring, serta rotasi lintas fungsi.

“Pendekatan ini meningkatkan keterlibatan pegawai, memunculkan talenta tersembunyi, dan memperkuat kepercayaan karena promosi serta penugasan dilakukan secara rasional dan transparan,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Yassierli memperkenalkan konsep People-Centric Organization, yang menempatkan marwah dan kebanggaan aparatur sebagai fokus utama. Dengan semangat The Power of One, sistem kerja berbasis peran (role-based), serta metode kerja yang lincah (agile) dan meritokratis, lingkungan kerja diharapkan menjadi ruang yang aman untuk bertumbuh dan berani menyampaikan pendapat (speak up).

“Spirit organisasi kita adalah A Nice Place to Grow, tempat para pegawai bisa berkembang, berinovasi, dan merasa bangga dalam bekerja. Semua ini dibangun di atas fondasi nilai organisasi dan kepemimpinan yang kuat,” pungkasnya. (gus/JP)

 

BeritaTerkait

Menko Pangan Zulkifli Hasan Tinjau Program Makan Bergizi Gratis di Sekolah Jepara
NASIONAL

Menko Pangan Zulkifli Hasan Tinjau Program Makan Bergizi Gratis di Sekolah Jepara

10 March 2026
0
0

  Swara Pendidikan | Jepara – Menteri Koordinator Bidang Pangan...

Read more
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1 Diperpanjang hingga 24 Maret, Segera Daftarkan Diri!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1 Diperpanjang hingga 24 Maret, Segera Daftarkan Diri!

8 March 2026
0
TPG Madrasah Cair Bertahap, Kemenag Targetkan Rampung Sebelum Idulfitri 2026

TPG Madrasah Cair Bertahap, Kemenag Targetkan Rampung Sebelum Idulfitri 2026

7 March 2026
0

Aturan Baru Pemerintah: Usia di Bawah 16 Tahun Tak Boleh Main TikTok, Instagram, dan Facebook

6 March 2026
0

Kemnaker Siapkan 20.000 Kuota Pelatihan Vokasi 2026 Batch 1 untuk Lulusan 2023–2025

2 March 2026
0

Kemenag Buka Suara Soal Penundaan TPG Madrasah, Ini Tiga Fakta Krusial yang Harus Diketahui Guru

2 March 2026
0
Next Post
SDN Pancoran Mas 1 Depok Terapkan Cha-Ching Curriculum untuk Tingkatkan Literasi Keuangan Siswa

SDN Pancoran Mas 1 Depok Terapkan Cha-Ching Curriculum untuk Tingkatkan Literasi Keuangan Siswa

https://dewanpers.or.id/data

2026 © swarapendidikan.co.id

TENTANG KAMI

  • Berita
  • Disclaimer
  • KERJAMASA DAN IKLAN
  • KODE ETIK JURNALIS SWARA PENDIDIKAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • LOKER / MAGANG
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Swara Pembaca
  • swarapendidikan.co.id
  • Tentang Kami

Follow & Share

No Result
View All Result
  • Berita
  • Disclaimer
  • KERJAMASA DAN IKLAN
  • KODE ETIK JURNALIS SWARA PENDIDIKAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • LOKER / MAGANG
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Swara Pembaca
  • swarapendidikan.co.id
  • Tentang Kami

2026 © swarapendidikan.co.id