Lomba Karya Ilmiah, Konaikom 3.0 Apresiasi 47 NaskahTerbaik

by Redaksi
0 Komentar 27 Pembaca

Lomba Karya Ilmiah Menggali Pergeseran Komunikasi di Era Digital melalui Konferensi Nasional Ilmu Komunikasi 3.0

Swara pendidikan (Surabaya)– Bertepatan dengan hari ulang tahun Fakultas Ilmu Komunikasi dan Bisnis Media (FIKOM) Universitas Ciputra Surabaya  yang ke-7, Konferensi Nasional Ilmu Komunikasi  (Konaikom), kembali hadir di tahun ke 3 mengadakan lomba karya ilmiah pada Selasa, 28 Mei 2024 lalu berkolaborasi dengan 13 mitra jurnal terakreditasi dan jurnal nasional.

Lomba karya ilmiah dengan tema “Pergeseran Komunikasi di Era Digital” mengundang peserta para ahli komunikasi  dan mengajak para akdemisi, praktisi, dan ahli untuk berbagi pandangan terkait pergeseran komunikasi yang terjadi di era digital saat ini.

Ada tujuh sub-topik yang dibahas dalam Call for Paper Konaikom 3.0, salah satunya adalah Jurnalisme di Era Digital.

Ketua pelaksana dari Konaikom 3.0,  Kinanti Padma Bidhari mengungkapkan bahwa tema ini diambil mengingat perkembanan era digital yang semakin maju, bagaimana perubahan komunikasi di dalam era digital ini dapat berkembang.

Menurutnya, tema ini sebetulnya merupakan salah satu opsi dari sekian opsi yang berhasil dipilih karena topiknya sangat berdekatan dengan bidang ilmu komunikasi dan perkembangan yang terjadi di era saat ini.

” Dibalik pemilihan tema yang sangat berkaitan dengan era saat ini, tentunya panitia Konaikom 3.0 dan dosen  sudah berunding dengan sangat matang,” kata Kinanti.

Kinanti menyebut Lebih dari 60 naskah berhasil diterima oleh panitia, yang dikirimkan oleh para mahasiswa, praktisi, dan akademisi dari seluruh Indonesia.

“Sebanyak 47 naskah yang terpilih akan berkesempatan untuk dipublikasikan dalam jurnal,” sebutnya.

Lebih lanjut Kinanti mengatakan Dosen FIKOM dari Universitas Ciputra Surabaya juga ikut serta dalam Konaikom 3.0 ini, salah satunya dapat dilihat dari bagaimana dosen-dosen mengulas naskah dari para penulis.

“Naskah-naskah yang sudah diulas tersebut, kemudian akan dipresentasikan oleh para penulis naskah di hadapan para pengulas (juri),” katanya. Dan presentasi itu akan dilakukan secara hybrid, di mana presenter bisa memilih untuk presentasi secara offline maupun online.

“Terdapat dua apresiasi yang diberikan oleh panitia Konaikom 3.0 kepada para presenter, di antaranya Best Presenter dan Best Paper,”  imbuhnya.

Kinanti berharap Konaikom 3.0 dapat menjadi wadah bagi seluruh masyarakat untuk dapat menambah ilmu dan berbagi pandangan. **

Penulis : Ranni Zahira Ningrum

Editor   : NJ Saputra

 

Baca juga

Tinggalkan Komentar