Swara Pendidikan (Tapos, Depok) — SDN Kebayunan, Kecamatan Tapos, bekerja sama dengan Tim Edukasi Yakult mengadakan edukasi kesehatan dan pengelolaan sampah pada Kamis, 15 Januari 2026. Kegiatan dikuti seluruh siswa, dibagi menjadi dua sesi, masing-masing untuk kelas kecil dan kelas besar, sehingga tidak mengganggu proses kegiatan belajar mengajar (KBM).
Salah satu guru SDN Kebayunan, Dian Vitah menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari praktik supervisi kemitraan yang bertujuan menambah wawasan siswa mengenai kesehatan dan lingkungan.
“Kegiatan ini tidak mengganggu KBM. Anak-anak diberikan penjelasan mengenai pentingnya minum Yakult karena mengandung mikroorganisme baik untuk pencernaan,” jelas Dian.
Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan pemutaran film edukatif serta pembagian Yakult untuk seluruh siswa. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang dikemas dengan interaktif.

Sementara itu, seorang anggota Tim Edukasi Yakult mengatakan, selain materi kesehatan, pihaknya juga memberikan pemahaman mengenai pengelolaan sampah plastik, terutama pentingnya memilah dan mengumpulkan kemasan bekas minuman secara benar.
“Kami menyampaikan edukasi tentang manfaat minum Yakult dan juga edukasi tentang sampah. Contohnya, botol Yakult yang dikumpulkan dapat didaur ulang. Tiga botol Yakult saja bisa diolah kembali menjadi satu penggaris ukuran 15 cm,” jelasnya.
Dia menegaskan pentingnya menanamkan kebiasaan peduli lingkungan sejak dini kepada siswa.
“Untuk proses daur ulangnya tidak dilakukan di sini, tetapi di tempat pengolahan. Yang penting anak-anak memahami bahwa sampah plastik masih bisa dimanfaatkan kembali,” katanya.
Kegiatan edukasi kesehatan dan lingkungan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga pola hidup sehat serta berperan dalam pengurangan sampah plastik melalui kebiasaan sederhana, seperti mengumpulkan dan memilah kemasan dengan benar.
Nurjaya SP




