Swara Pendidikan (Cilodong, Depok) – Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Kecamatan Cilodong menggelar Lomba Tingkat II (LT II) Pramuka Penggalang di Bumi Perkemahan Situ Bahar, Cilodong, Kota Depok, pada 29–31 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi ajang pembinaan, pertemuan, sekaligus kompetisi bagi Pramuka Penggalang tingkat SD/MI dan SMP/MTs se-Kecamatan Cilodong.
Sebanyak 48 regu mengikuti kegiatan tersebut, terdiri atas 19 regu putra dan 29 regu putri. Peserta berasal dari 24 pangkalan yang terbagi dalam dua jenjang pendidikan.
Untuk tingkat SD/MI, terdapat 14 pangkalan dengan jumlah peserta 11 regu putra dan 12 regu putri. Sementara itu, tingkat SMP/MTs diikuti 10 pangkalan dengan 8 regu putra dan 17 regu putri.
Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) Kecamatan Cilodong, Zainal Arifin mengapresiasi panitia pelaksana dan jajaran Kwarran Cilodong yang telah mempersiapkan kegiatan dengan baik sehingga dapat berlangsung meriah dan tertib.
“Kegiatan ini sangat positif dan berlangsung meriah. Kebersamaan, suasana kekeluargaan, serta antusiasme peserta sangat luar biasa. Hal ini membuktikan bahwa semangat kepramukaan di Kecamatan Cilodong masih sangat kuat,” kata Zainal saat membuka kegiatan, Jumat (29/5/2026).
Dia berpesan kepada seluruh peserta agar menjaga kesehatan, mematuhi arahan para pembina, dan menampilkan kemampuan terbaik selama mengikuti perlombaan.
“Kompetisi ini menjadi ajang pembuktian atas hasil latihan yang telah dilakukan di sekolah. Tampilkan kemampuan terbaik kalian. Para pemenang nantinya akan mewakili Kecamatan Cilodong pada Lomba Tingkat III yang diselenggarakan oleh Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Depok,” katanya.

Sementara itu, Ketua Kwarran Cilodong, Supriyati mengatakan bahwa LT II bertujuan meningkatkan keterampilan, kedisiplinan, jiwa kepemimpinan, dan sportivitas peserta. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat tali persaudaraan antaranggota Pramuka Penggalang di wilayah Kecamatan Cilodong.
“Lomba Tingkat II ini merupakan bagian dari proses pembinaan karakter generasi muda melalui pendidikan kepramukaan. Kami berharap para peserta dapat memperoleh pengalaman, pengetahuan, dan keterampilan yang bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, berbagai mata lomba dipertandingkan, antara lain administrasi regu, hafalan lima surat pendek, pengucapan Dasa Dharma, PUPK, menyanyikan lagu Indonesia Raya, isyarat sandi morse dan semaphore, kotak satu, Angka Nol (AN) dan sandi angka, pionering, LKBBT, yel-yel, serta sejumlah keterampilan kepramukaan lainnya.
Untuk peserta tingkat SD/MI, lomba pionering meliputi pembuatan tandu darurat serta penilaian kerapihan dan kebersihan tenda. Adapun peserta tingkat SMP/MTs mengikuti lomba pionering pembuatan tiang bendera menggunakan sembilan tongkat serta bongkar-pasang tenda prisma.
Selain menjadi ajang kompetisi, LT II juga menjadi sarana evaluasi hasil latihan yang telah dilaksanakan di masing-masing gugus depan. Regu-regu terbaik akan dipersiapkan untuk mewakili Kecamatan Cilodong pada Lomba Tingkat III tingkat Kota Depok.
Pada akhir kegiatan, para peserta dan pemenang akan memperoleh piagam penghargaan, piala, tunggul bergilir bagi juara umum, serta tanda peserta sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka dalam kegiatan kepramukaan tersebut. (Amr)




