Kepala Sekolah Pusat Keunggulan SMK Assalamah Sambut Baik Program De’Sip Lah di Sekolahnya

by Redaksi
0 Komentar 113 Pembaca

Swara Pendidikan (Cipayung, Depok) – Kepala SMK Assalamah, Ahmad Syafrudin, MPd, MM menyambut baik Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) kota Depok terkait program perekaman E-KTP atau De’Sip Lah (Disdukcapil Depok Kasih e-KTP di Sekolah) di Sekolahnya. Senin (13/11/2023).

Kepala SMK Assalamah yang akrab di sapa ustad Cece  menjelaskan kegiatan ini sudah di sosialisasikan pada saat rapat. Ada 14 sekolah yang ditunjuk untuk perekaman e-KTP, dan Assalamah terpilih menjadi salah satu SMK yang melaksanakan perekaman e-KTP karena banyaknya siswa-siwi yang terdaftar diatas 16th.

“Sekitar 170 siswa yang terdaftar diatas 16th keatas dan sudah teregistrasi untuk perekaman e-KTP. Dan harapan dari sekolah mudah-mudahan anak-anak kami bisa 100% mengikuti perekaman semua disekolah,” ujarnya.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Kota Depok, MH. Syafrudin Qomar, MPd.I, ikut hadir memberikan respon positive atas program perekaman E-KTP atau De’Sip Lah (Disdukcapil Depok Kasih e-KTP di Sekolah) yang dilakukan di sekolah Swasta. Pihaknya berharap kepada Disdukcapil, untuk sekolah yang siswanya sedikit dan belum melakukan perekaman e-KTP juga diberikan kesempatan.

“Nanti dari MKKS mengakomodir melalui pengumpulan anak-anak di satu titik salah satu sekolahan, disitu nanti disdukcapil datang untuk melakukan perekaman,”ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Kota Depok, Nuraeni Widayatti menjelaskan total target yang seharusnya melakukan perekaman berjumlah 7000, sementara target yang mengikuti program perekaman E-KTP atau De’Sip Lah (Disdukcapil Depok Kasih e-KTP di Sekolah) berjumlan 2000an.

“Ini sekolah ke 5 dari 14 sekolah yang kita datangi. Mudah-mudahan semuanya bisa melakukan perekaman. Kalau sampai akhir November ini masih ada anak-anak yang belum melakukan perekaman, berdasarkan data kita, nanti kita lihat perwilayah kelurahan mana yang masih banyak, nanti kita akan datangkan kelurahannya di hari libur agar anak-anak bisa menyempatkan diri untuk melakukan perekaman,” ujarnya.

Nuraeni berharap, jika sudah diatas 16th segeralah melakukan perekaman.

“Artinya diatas 16th pun sudah bisa kita rekam, tapi tetap KTP nanti jadinya pas 17th bisa kita cetak. Kita berharap anak anak dalam kondisi rapih ketika melakukan perekaman, jangan berantakan rambutnya pakai baju yang rapih, terutama wanita, diizinkan pakai lipstik di sekolah untuk hari ini saja,” tutupnya. (Agnes)

Baca juga

Tinggalkan Komentar