Beranda » INFO UTAMA » KCD II : Januari 2022, Siswa Sudah Bisa Melakukan Pembelajaran Tatap Muka

KCD II : Januari 2022, Siswa Sudah Bisa Melakukan Pembelajaran Tatap Muka

by Redaksi
0 comment 441 Pembaca

Kepala KCD II, I Made Supriatna didampingi Ketua MKKS SMK, Syafrudin Qomar.

Swara Pendidikan.co.id (DEPOK) – Januari 2022, seluruh siswa sudah bisa melakukan pembelajaran tatap muka di sekolah. Hal itu disampaikan Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan wilayah II, I Made Supriatna usai memantau pelaksanaan gebyar vaksin pelajar merdeka Jawa Barat di SMK Setia Negara, Sabtu (28/8/21).

Kepala Cadisdik II mengaku bersyukur pelaksanaan yang diinisiasi Korps Brimob Polri berjalan sukses dan lancar.

“Hari ini sasaran vaksin sebanyak 12.860 pelajar di Kota Depok. Yang digelar dibeberapa titik. Diantaranya, di SMK Negeri 1 Depok, SMK Setia Negara, SMA Negeri 6 Depok, dan di SMA Negeri 1 Depok,” papar I Made Supriatna didampingi Ketua MKKS SMK, Syafrudin Qomar. Sabtu (28/8/21).

I Made mengatakan, KCD wilayah II maupun Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK dan SMA siap mendukung apa yang menjadi program pemerintah untuk percepatan vaksin pelajar di Kota Depok.

Dia berharap, dengan kegiatan vaksin hari ini dan kedepannya, seluruh pelajar di Kota Depok di akhir September ini sudah 100 persen di vaksin.

“Tadi kami juga sudah berbincang-bincang dengan Wakil Wali kota, Imam Budi Hartono. Dan pak Wakil berjanji jika seluruh pelajar di Depok sudah di vaksin, akan merekomendasikan untuk pelaksanaan sekolah tatap muka,” ungkapnya.

“Insya Alloh jika rekomendasi ini sudah keluar, kami akan melakukan simulasi kegiatan pembelajaran tatap muka secara terbatas di bulan November dan Desember. Nantinya di bulan Januari seluruh siswa sudah bisa sepenuhnya melakukan pembelajaran tatap muka,” tuturnya.

I Made juga berkeyakinan, orang tua sangat berharap sekali, termasuk anak-anak juga sangat rindu sekali bisa kembali belajar di sekolah seperti biasanya. Sebab menurutnya, dengan belajar dirumah secara daring, ada lost generasi, lost pendidikan yang hilang terutama di attitude dan etika.

Lebih lanjut I Made mengatakan, untuk persiapan PTM, nantinya di setiap satuan pendidikan akan dibuat tim gugus Covid yang diketuai oleh para kepala sekolah yang nantinya akan MoU dengan dinas kesehatan dan puskesmas terdekat. Jadi tim gugus Covid ini akan diberikan edukasi terkait dengan protokol kesehatan.

Kemudian juga melakukan verifikasi ke masing-masing satuan pendidikan yang nanti akan didampingi tim gugus Covid Kota Depok, dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan, untuk melihat sejauh mana persiapan PTM. Baik itu sarana prasarana maupun struktur kurikulumnya yang akan diterapkan dimasa pandemi ini.

“Sekali lagi kami atas nama KCD wilayah II mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Jawa Barat, Pemerintah Kota Depok, TNI-POLRI, serta Dinas pendidikan provinsi Jawa barat dan Kota Depok atas terselenggaranya gebyar vaksin pelajar merdeka ini,” tutupnya. (Agus)

Tinggalkan Pesan

Artikel Terkait