Kadisdik Provinsi Jabar, Dedi Supandi Resmi Diganti

by Redaksi
1 Komentar 2391 Pembaca

Dedi Supandi yang resmi digantikan oleh Drs. H. Wahyu Mijaya, S.H., M.Si yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.

Swara Pendidikan (Bandung, Jawa Barat) – Gubernur Jawa Barat melakukan rotasi mutasi dan promosi dilingkungan Pemerintahan Provinsi Jawa Barat pada Jumat (24/02/23) di Aula Barat, Gedung Sate. Disiarkan secara live streaming melalui youtube resmi pemprov Jabar.

Salah satu pejabat dilingkungan Pemerintahan Provinsi Jawa Barat yang terkena rotasi mutasi adalah Kepala Dinas pendidikan Provinsi Jawa Barat, Dedi Supandi yang resmi digantikan oleh Drs. H. Wahyu Mijaya, S.H., M.Si yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.  Dedi Supandi kini menjabat sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat pada Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat.

Dedi Supandi diganti bersama dengan 206 orang. Terdiri dari 9 orang jabatan pimpinan tinggi, 131 orang jabatan administrator, dan 66 jabatan pengawas. rotasi mutasi dan promosi ini berdasarkan SK Gubernur Jabar nomor 821.2/kep.95-BKD/2023.

Selain Kadisdik, Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah II (Kota Bogor dan Kota Depok) yang sebelumnya dipimpin Plt. Ai Nurhasan. Kini resmi dipimpin Asep Sudarsono yang sebelumnya Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah III (Kab. Bekasi dan Kota Bekasi).

Dalam arahannya, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil menekankan 3 hal.  Bentengi integritas, melayani dengan sepenuh hati, dan profesional.

“Bentengi integritas artinya kejujuran menjadi pondasi dari jabatan. Melayani dengan sepenuh hati artinya enerjik, dan profesional artinya knowledgeable,” pesannya.

RK berharap, diakhir masa jabatannya selaku Gubernur Jabar, kinerja pemprov Jabar yang sudah mendapatkan penghargaan hampir 500 penghargaan sebagai tanda perubahan terus ditingkatkan.

“Yang sudah baik dipertahankan, yang belum ditingkatkan ke level yang lebih baik. Sehingga Jabar insyaallah menjadi sebuah wilayah yang juara lahir batin dengan segala aspek pembangunannya yang selalu excellent dan dan selalu mendapatkan pencapaian yang paling tinggi atau luar biasa,” pungkasnya. (gus)

Baca juga

Tinggalkan Komentar

1 Komentar

Anonymous 25/02/2023 - 5:46 pm

Selama ini banyak banyak pungutan si SMA dan SMK negeri dan swasta juga penahanan ijazah siswa oleh pihak sekolah, dan di masa kepemimpinan Dedi Supendi, terkesan tutup mata. Apakah dgn pergantian Kadisdik yg baru. Pak Wahyu berani tegas memberikan sanksi kepada sekolah jika ada aduan pungutan maupun penahanan ijazah siswa oleh sekolah?

Reply