Implementasi P5, SDN Mekarjaya 31 Gelar Pengenalan Dan Pelatihan Alat Musik Tradisional Sunda

by Redaksi
0 Komentar 181 Pembaca

Swara Pendidikan (Baktijaya, Depok) – Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), SDN Mekarjaya 31, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok mengadakan kegiatan pengenalan dan pelatihan alat-alat musik tradisional seni budaya Sunda kepada peserta didik, Kamis (7/9/23).

Kepala SDN Mekarjaya 31, Hj Beti Nurbaeti menjelaskan, melalui kegiatan ini nantinya para siswa akan mengenal, memahami dan mempraktekan alat-alat musik tradisional budaya Sunda, Jawa Barat.

Selain alat-alat musik, lanjut Beti, anak-anak juga diperkenalkan pewayangan dan karakter para tokoh pewayangan, seperti petruk dan semar.

“Anak-anak diberikan pengetahuan sosok dan karakter setiap tokoh pewayangan, begitu pula pengenalan alat musik tradisional budaya Sunda,”  tuturnya.

Untuk itu sekolah bekerjasama dengan orangtua murid mendatangkan para pelatih berikut alat-alat musik Sunda dari Induk Pengembangan Budaya Sunda, Kota Depok.

Terlaksananya kegiatan pengenalan dan pelatihan alat musik tradisional budaya Sunda,  menurut Beti, atas kerjasama sekolah dan para orangtua murid.

“Jadi kegiatan hari ini adalah program sekolah dan sepenuhnya disuport orangtua murid,” ungkap Beti.

Beti menjelaskan, P5 di SDN Mekarjaya 31 untuk tahun pelajaran ini di semester 1 mengambil program kearifan lokal, di mana setiap kelas berbeda-beda sub-temanya.

“Alhamdulillah untuk kelas 3 & 4,  kami sudah sosialisasi program sekolah kepada orangtua, begitu pula sosialisasi kepada siswa dari kelas 1-6 melalui guru kelas masing-masing,” jelas Beti.

Akhirnya untuk kelas 1 dan 2 mengambil  kearifan lokal dengan sub temanya, menurut Beti, pengenalan lingkungan dan kemudian untuk kelas 3 dan 4 mengambil subtemanya alat-alat tradisional Jawa Barat.

“Jika beberapa minggu ini setiap Jumat para guru dan murid untuk pengenalan alat-alat tradisional Jawa Barat dengan mengunjungi Induk Pengembangan Budaya Sunda di Kira Depok,” kata Beti.

Agar para siswa kelas 3 dan 4 bisa mengenal dan mempraktek di sekolah, katanya, akhirnya sekolah mengundang para pelatih dari IPBS.

“Kalo sebelumnya guru dan siswa mendatangi IPBS, nah sekarang para pelatih diundang dengan membawa alat-alat musik Jawa Barat ke sekolah, sehingga para siswa dikenalkan dan dilatih para ahlinya,” tuturnya. (jaya)

Baca juga

Tinggalkan Komentar