Swara Pendidikan (Sawangan, Depok)- Aparatur pemerintah Kecamatan Sawangan, Kota Depok menggelar kegiatan halal bihalal usai Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di halaman kantor kecamatan, Kamis (2/4/2026). Kegiatan ini dirangkaikan dengan apel pagi sebagai penanda dimulainya kembali aktivitas kerja secara normal setelah libur Lebaran.
Camat Sawangan, Anwar Nasihin mengatakan acara halal bihalal merupakan momentum penting untuk mempererat hubungan antarpegawai sekaligus meningkatkan semangat kerja.
“Hari ini kita melaksanakan apel pagi yang dirangkaikan dengan halal bihalal atau musyafahah setelah Idul Fitri. Semoga dapat meningkatkan harmonisasi serta memperkuat ukhuwah islamiyah di lingkungan Kecamatan Sawangan,” ungkap Anwar.
Dia berharap dengan adanya halal bilhalal dapat memberikan dampak positif terhadap kinerja aparatur ke depan.
“Halal bihalal ini menjadi momentum yang baik agar ke depan kinerja semakin meningkat, lebih termotivasi dalam melaksanakan tugas sesuai ketentuan secara efektif dan profesional,” imbuhnya.
Anwar juga mengingatkan seluruh jajaran untuk kembali fokus pada pekerjaan dan meningkatkan produktivitas, terutama dalam menangani berbagai persoalan di wilayah.
“Pasca-Lebaran, jam kerja sudah kembali normal. Kita harus lebih produktif, apalagi masih ada sejumlah persoalan seperti pengelolaan sampah dan penanganan stunting yang perlu mendapat perhatian serius, serta penataan lingkungan yang harus terus ditingkatkan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Kemasyarakatan dan Pelayanan (Kemas) Kelurahan Pasir Putih, Supriadi menyampaikan bahwa halal bihalal menjadi ajang mempererat silaturahmi antara ASN dan non-ASN di lingkungan Kecamatan Sawangan.
“Ini merupakan momen bagi seluruh pegawai untuk saling bersilaturahmi dan bermaaf-maafan. Selama setahun bekerja tentu ada kekhilafan atau kesalahpahaman. Di bulan Syawal ini kita kembali ke nol untuk bekerja lebih baik,” ujarnya.
Dia juga berharap melalui halal bilhalal, seluruh pegawai dapat meningkatkan sinergi dan kebersamaan dalam membangun Kota Depok.
“Kita harus meninggalkan konflik dan bekerja secara profesional demi kemajuan Kota Depok,” tutupnya. (Dib)




