• BERITA UTAMA
    • NASIONAL
    • Internasional
    • KABAR DAERAH
    • METROPOLITAN
  • KABAR SEKOLAH
    • SMA
    • SMK
    • MA
    • SMP
    • MTS
    • SD
    • MI/DINIYAH
    • PAUD/TK
  • KABAR KAMPUS
  • KABAR PESANTREN
  • MENULIS
    • Artikel Guru
    • Artikel Dosen/Mahasiswa
    • Opini
  • TIPS EDU
  • EDU INFO
    • Klik Pendidikan
    • Info Pendidikan
    • Info Guru
  • INSPIRASI PENDIDIKAN
    • Inspirasi
  • JEJAK PRESTASI
  • E-PAPER
  • LAINNYA
    • Profil Sekolah
      • SMK
      • SMA
      • MA
      • SMP
      • MTS
      • SD
      • TK/PAUD
      • MI/DINIYAH
    • Ruang Sastra
      • Cerpen
      • Puisi
    • ULASAN BUKU
      • BAHAN AJAR
      • BUKU UMUM
    • SAPA WILAYAH
      • Kecamatan Beji
      • Kecamatan Bojongsari
      • Kecamatan Cilodong
      • Kecamatan Cimanggis
      • Kecamatan Cinere
      • Kecamatan Cipayung
      • Kecamatan Limo
      • Kecamatan Pancoran Mas
      • Kecamatan Sawangan
      • Kecamatan Sukmajaya
      • Kecamatan Tapos
    • WAWASAN PUBLIK
      • Parlemen
      • Pemerintahan
      • Peristiwa
      • Politik
      • Sosial
      • Suara Publik
      • Ekonomi & Bisnis
      • Infotaintment
      • Opini
Swara Pendidikan
Thursday, April 16, 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Swara Pendidikan
No Result
View All Result

Guru Gen Z di Tengah Kelas Gen Alpha: Peluang dan Tantangan di Era Digital

Penulis : Nida Ulfa Nur Hidayah,S.Pd, guru SDN Baktijaya 5

by SWARA PENDIDIKAN
6 November 2025
in Artikel Guru, Opini
0
Guru Gen Z di Tengah Kelas Gen Alpha: Peluang dan Tantangan di Era Digital

Nida Ulfa Nur Hidayah,S.Pd, guru SDN Baktijaya 5

        

Menjadi guru muda dari generasi Z di tengah kemajuan teknologi merupakan pengalaman yang penuh warna sekaligus menantang. Saya tumbuh bersama teknologi, namun kini justru berhadapan dengan generasi yang jauh lebih “digital” dibandingkan diri saya, Generasi Alpha. Generasi ini lahir di tengah dunia yang serba cepat, terhubung, dan visual. Kondisi tersebut membentuk karakter serta kebiasaan belajar yang sangat berbeda dari generasi sebelumnya.

Sebagai guru muda, saya merasakan betul perbedaan itu di ruang kelas. Siswa-siswi Generasi Alpha cenderung mudah bosan dan memiliki rentang perhatian yang pendek. Saya masih ingat, ketika saya bersekolah dulu, mendengarkan penjelasan guru dalam waktu lama dengan metode ceramah bukanlah masalah besar. Namun, kini metode itu tak lagi efektif. Jika saya terlalu lama menjelaskan, perhatian siswa cepat teralihkan. Mereka lebih menyukai cara belajar yang aktif dan konkret, seperti mencoba langsung, bereksperimen, atau terlibat dalam kegiatan yang memberikan pengalaman nyata.

Karena itu, saya terus belajar untuk membuat pembelajaran lebih menarik dan partisipatif dengan mengombinasikan ceramah singkat, diskusi, bermain peran, hingga kegiatan proyek. Pendekatan seperti ini membuat mereka lebih antusias dan merasa terlibat dalam proses belajar.

Ketika mereka bertanya, sering kali muncul pertanyaan spontan dan tak terduga. Namun, bagi saya, hal itu justru menunjukkan tingginya rasa ingin tahu mereka. Di sinilah tantangan saya sebagai guru muda: bagaimana menjelaskan sesuatu secara logis, sederhana, mudah dipahami, dan tetap menarik.

BACA JUGA

Pengasuhan Mempengaruhi Sikap dan Kepribadian Anak

Dana Guru Honorer Diambil untuk MBG, Mendikdasmen Minta Dana Lagi, Ironis dan Konyol

Ketika Uang Negara Berakhir di Jamban melalui Program Makan Bergizi Gratis

Kami Hanya Ingin Bekerja: Dinamika Kepemimpinan Kepala Sekolah di Tengah Regulasi, Pengawasan, dan Intimidasi

Menjadi guru dari Generasi Z juga memiliki kelebihan tersendiri. Karena terpaut usia yang tidak terlalu jauh, saya merasa lebih mudah berbaur dengan siswa-siswi Generasi Alpha. Saya memahami lagu, gim, atau tren viral di media sosial yang mereka ikuti, sehingga komunikasi kami menjadi lebih cair. Saya pun berusaha menciptakan suasana kelas yang aman, hangat, dan suportif. Saya percaya bahwa hubungan positif antara guru dan siswa merupakan fondasi penting dalam proses pembelajaran. Ketika anak-anak merasa dihargai, didengar, dan diterima, mereka akan lebih terbuka untuk berkembang.

Meski demikian, saya tidak menutup mata terhadap tantangan besar yang muncul di era digital. Salah satunya adalah kebiasaan anak-anak yang sulit lepas dari gawai, serta derasnya arus informasi yang dapat memengaruhi karakter mereka. Karena itu, saya berupaya menanamkan nilai-nilai empati, saling menghormati, toleransi, sopan santun, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Saya juga percaya pentingnya kolaborasi antara guru dan orang tua dalam memberikan arahan serta bimbingan, agar anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang kuat dan berkarakter.

Dengan peluang besar sekaligus tantangan yang tidak mudah, saya terus belajar dan beradaptasi. Saya ingin hadir bukan hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai jembatan bermakna bagi Generasi Alpha, mendampingi mereka tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter baik, kreatif, serta mampu memanfaatkan teknologi secara bijak.***

BeritaTerkait

Pengasuhan Mempengaruhi Sikap dan Kepribadian Anak
Artikel Guru

Pengasuhan Mempengaruhi Sikap dan Kepribadian Anak

6 April 2026
0
0

Penulis : Wawan Hermawan, S.Hum, S.Pd - Wali kelas 2,...

Read more
Dana Guru Honorer Diambil untuk MBG, Mendikdasmen Minta Dana Lagi, Ironis dan Konyol

Dana Guru Honorer Diambil untuk MBG, Mendikdasmen Minta Dana Lagi, Ironis dan Konyol

6 March 2026
0
Ketika Uang Negara Berakhir di Jamban melalui Program Makan Bergizi Gratis

Ketika Uang Negara Berakhir di Jamban melalui Program Makan Bergizi Gratis

6 March 2026
0

Kami Hanya Ingin Bekerja: Dinamika Kepemimpinan Kepala Sekolah di Tengah Regulasi, Pengawasan, dan Intimidasi

2 March 2026
0

MBG dan KMP, Menyehatkan dan Mensejahterakan Siapa?

25 February 2026
0

Siapa Diuntungkan, MBG di Bulan Ramadan Tetap Berjalan?

20 February 2026
0
Next Post
Guru SDN Cinangka 05 Depok Raih Penghargaan pada Lokakarya Gizi SEAMEO RECFON

Guru SDN Cinangka 05 Depok Raih Penghargaan pada Lokakarya Gizi SEAMEO RECFON

https://dewanpers.or.id/data

2026 © swarapendidikan.co.id

TENTANG KAMI

  • Berita
  • Disclaimer
  • KERJAMASA DAN IKLAN
  • KODE ETIK JURNALIS SWARA PENDIDIKAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • LOKER / MAGANG
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Swara Pembaca
  • swarapendidikan.co.id
  • Tentang Kami

Follow & Share

No Result
View All Result
  • Berita
  • Disclaimer
  • KERJAMASA DAN IKLAN
  • KODE ETIK JURNALIS SWARA PENDIDIKAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • LOKER / MAGANG
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Swara Pembaca
  • swarapendidikan.co.id
  • Tentang Kami

2026 © swarapendidikan.co.id