Swara Pendidikan (Cipayung, Depok) – SD Negeri Cipayung 2 menggelar Gebyar Literasi sebagai upaya memperkuat budaya membaca, menulis, dan berhitung di lingkungan sekolah, Rabu (11/2/2026). Kegiatan ini diisi beragam aktivitas edukatif seperti lomba cerdas cermat, baca puisi, hingga kreasi menulis cerita siswa.
Para siswa dari berbagai kelas berpartisipasi aktif mengikuti perlombaan dan menampilkan karya literasi mereka. Kegiatan tersebut menjadi puncak dari rangkaian program literasi harian, mingguan, hingga bulanan yang selama ini rutin dijalankan sekolah.
Kepala SD Negeri Cipayung 2, Titin Supriyatin, M.Pd mengatakan program literasi dirancang untuk memperkuat kemampuan dasar siswa, khususnya membaca, menulis, dan berhitung, sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi perkembangan literasi digital.
“Literasi itu ada beberapa aspek, mulai dari membaca, menulis, berhitung, hingga literasi digital. Sekolah berupaya membekali anak-anak dengan dasar-dasar tersebut melalui berbagai program, baik literasi harian, mingguan, bulanan, sampai festival seperti hari ini,” kata Titin.
Menurut Titin, kegiatan semacam ini dapat menumbuhkan rasa percaya diri dan menggali potensi siswa melalui pengalaman belajar yang menyenangkan. Meski demikian, pihak sekolah mengakui masih terdapat keterbatasan sarana dan prasarana.
“Kami memang masih memiliki keterbatasan, seperti halaman dan ruang kelas yang belum sepenuhnya representatif saat mengadakan kegiatan besar. Namun itu tidak mengurangi semangat kami untuk terus menghadirkan program-program literasi,” imbuhnya.
Sementara itu, Penanggung Jawab (PJ) Literasi, Ridha Amanatun Nisa, S.Pd menjelaskan pentingnya peran guru dalam menumbuhkan minat baca siswa sejak di kelas.
“Setiap minggu kami melatih siswa agar semakin cinta membaca, menulis cerita, dan berkarya. Kegiatan tidak hanya di kelas, tapi juga kolaborasi antarkelas di halaman sekolah,” jelasnya.
Ia menambahkan, pendekatan literasi dikemas secara kreatif melalui permainan edukatif dan proyek karya. Siswa diajak membuat cerita, menyusun buku, hingga menerbitkan karya tulis sederhana hasil tulisan mereka sendiri.
“Beberapa kali kami sudah meluncurkan buku karya siswa. Dengan metode game dan proyek, anak-anak lebih semangat belajar, potensi mereka tergali, dan rasa ingin tahunya semakin besar,” ujarnya.
Melalui Gebyar Literasi ini, SDN Cipayung 2 berharap budaya membaca dan menulis semakin mengakar di kalangan siswa, sehingga mampu mencetak generasi yang kritis, kreatif, dan percaya diri dalam menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.
Pewarta : Syifa dan Alya
Editor : Nurjaya SP




