Diawali Surat Al Fatehah, SDN Sukmajaya 1 Gelar IHT Peningkatan Kreatifitas Guru Berbasis Data Melalui PMM

by Redaksi
0 Komentar 69 Pembaca

Swara Pendidikan (Tirtajaya, Depok) – Diawali pembacaan ummul qur’an surat Al Fatehah dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan lagu Mars Kota Depok, SDN Sukmajaya 1 menggelar kegiatan In House Trainning (IHT) selama dua hari bagi para guru SDN Sukmajaya 1, Jumat pagi (20/10/23).

Kegiatan IHT bertema “Peningkatan Kreatifitas Guru Berbasis Data Melalui Platform Merdeka Mengajar (PMM)” diikuti 24 guru, dibuka resmi Pengawas Pembina SD Kecamatan Sukmajaya, Ade Sukma Mirjanih mewakili Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (Kabid PSD) Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, Wawang Buang.

Kepala SDN Sukmajaya 1, Kokom Komala merasa bersyukur dan senang sekolahnya tahun ini memperoleh BOS Kinerja dari pemerintah.

“Kami bersyukur dan merasa bangga tahun ini bisa mendapat BOS Kinerja, sehingga bisa melaksanakan kegiatan IHT Peningkatan Kreatifitas Guru Berbasis Data Melalui Platform Merdeka Mengajar (PMM) untuk para guru SDN Sukmajaya 1,” kata Kokom.

Beberapa hari sebelumnya, kata Kokom, sekolahnya mengajak ratusan murid berkunjung ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok untuk mengikuti simulasi kebakaran.

“Anak-anak merasa gembira dan senang  berkunjung ke kantor Damkar karena tahu dan kenal mobil pemadam kebakaran, melihat simulasi kebakaran dan mengetahui bagaimana cara mengatasi bila menghadapi peristiwa kebakaran,” ujar Kokom.

Kokom menambahkan, sekarang ini semua kegiatan serba IT dan harus bisa menggunakan IT walau dalam prakteknya sangat berat.

Tetapi untuk memotivasi para guru, SDN Sukmajaya 1 mempunyai semboyan atau slogan ANEKA (Agamis, Nasionalis, Efektif, Kreatif dan Aktif).

“Dengan slogan Aneka kami terpacu dari awalnya mungkin sedikit ditambah sedikit akan lebih banyak, dari yang tidak bisa, belajar sedikit demi sedikit menjadi bisa,” papar Kokom.

Pengawas Pembina Sekolah Dasar (SD) Kecamatan Sukmajaya, Ade Sukma Nurjami mengingatkan, pelatihan IHT dalam rangka peningkatan kompetensi dan prestadi guru, di mana selama ini para guru rutinitas di kelas menghadapi para siswa.

“Alhamdulillah…berkat keras SDN Sukmajaya 1 mendapat reward dari pemerintah berupa BOS Kinerja, hal ini sebagai bukti kepiawaian pimpinan Kepala SDN Sukmajaya 1, bu Kokom Komala, sehingga  implementasinya dapat melaksanakan In House Trainning di SDN Sukmajaya 1.

Menurut Ade, In House Trainning diibaratkan  handphone (HP) yang lagi lemot, sehingga perlu dicharge agar power HP-nya kembali hidup.” Begitulah kita kalau tidak diisi dengan ilmu, tentu saja tidak akan bertambah ilmu dan wawasan kita,” kata Ade.

Dia mengingatkan, kegiatan IHT bukan sekedar menggugurkan kewajiban, untuk itu marilah bersama-sama meningkatkan kompetensi, prestasi potensi guru.

Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka , kata Ade Sukma, seorang guru dituntut harus kreatif dan inovatif, apalagi dalam menghadapi pembelajaran diferensiasi.

Dengan IHT ini, Ade berharap, para guru SDN Sukmajaya 1 meningkatkan kompetensi dan prestasi, sehingga nanti berdampak pada kualitas peserta didik dan sekolah menjadi berprestasi.

Kegiatan IHT SDN Sukmajaya 1 menampilkan nara sumber yakni, Uswatun Khasanah (Pengawas Pembina) dan Ento Onasih, serta Kapten ID Belajar, Asep Panji Lesmana.

Hadir pula dalam pembukaan IHT SDN Sukmajaya 1 diantaranya Ketua Gugus 1, Nana Marlina, dua kepala sekolah perwakilan Gugus 1 yakni Kepsek SDN Sukmajaya 5, Emi Suhaena dan Kepsek SDN Cikumpa, Amaliah. (jaya)

Baca juga

Tinggalkan Komentar