Demi Layani Door To Door 19 Ribu Anak Depok, Disdukcapil Minta Tambah Anggaran

by Redaksi
0 Komentar 46 Pembaca

Forum Renja Disdikcapil Kota Depok dipandu moderator, Fahmi Ardian dari Sekdiskominfo. Nara sumbernya, Ketua Komisi A DPRD Depok, Hamzah, dari Bappeda Depok, Yulia dan Silvia Dona dari Inspektorat Pemkot Depok, serta perwakilan dari Kemendagri

Swara Pendidikan (Margonda, Depok)- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok meminta tambahan anggaran sedikitnya Rp150 juta ke DPRD Depok dan Bappeda Kota Depok guna  menuntaskan 19 ribu anak yang belum mempunyai akta kelahiran.

Permintaan tambahan anggaran tersebut disampaikan Kepala Disdukcapil Kota Depok, Nuraeni Widayatti kepada Ketua Komisi A DPRD Depok, Hamzah dan Yulia dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Depok  di Forum Rencana Kerja (Renja) Disdukcapil Kota Depok tahun 2025 di aula gedung Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpus) Depok, pada Kamis 22 Februari 2024.

Menurut Nuraeni Widayatti, dalam data base Disdukcapil diketahui terdapat 19 ribu anak di Depok belum menpunyai akta kelahiran, sehingga perlu segera dituntaskan segera secara door to door.

“Izin ya pak ketua Komisi A DPRD dan bu Yulia, di ABT tahun ini kami minta tambahan anggaran untuk pendataan secara door to door,” pinta Nuraeni.

Untuk diketahui, Forum Renja Disdikcapil Kota Depok dipandu moderator, Fahmi Ardian dari Sekdiskominfo. Nara sumbernya, Ketua Komisi A DPRD Depok, Hamzah, dari Bappeda Depok, Yulia dan Silvia Dona dari Inspektorat Pemkot Depok, serta perwakilan dari Kemendagri.

Ketua Komisi A DPRD Depok, Hamzah memberikan apresiasi atas kinerja Disdukcapil Depok yang bagus dan profesional. “Bu Kadisdukcapil gerak cepat (Gercep) bersama para stafnya dalam memberikan pelayanan masyarakat. Saya salut bu Kadis memberikan layanan sampai tengah malam,” puji Hamzah. (Jaya)

Baca juga

Tinggalkan Komentar