• BERITA UTAMA
    • NASIONAL
    • Internasional
    • KABAR DAERAH
    • METROPOLITAN
  • KABAR SEKOLAH
    • SMA
    • SMK
    • MA
    • SMP
    • MTS
    • SD
    • MI/DINIYAH
    • PAUD/TK
  • KABAR KAMPUS
  • KABAR PESANTREN
  • MENULIS
    • Artikel Guru
    • Artikel Dosen/Mahasiswa
    • Opini
  • TIPS EDU
  • EDU INFO
    • Klik Pendidikan
    • Info Pendidikan
    • Info Guru
  • INSPIRASI PENDIDIKAN
    • Inspirasi
  • JEJAK PRESTASI
  • E-PAPER
  • LAINNYA
    • Profil Sekolah
      • SMK
      • SMA
      • MA
      • SMP
      • MTS
      • SD
      • TK/PAUD
      • MI/DINIYAH
    • Ruang Sastra
      • Cerpen
      • Puisi
    • ULASAN BUKU
      • BAHAN AJAR
      • BUKU UMUM
    • SAPA WILAYAH
      • Kecamatan Beji
      • Kecamatan Bojongsari
      • Kecamatan Cilodong
      • Kecamatan Cimanggis
      • Kecamatan Cinere
      • Kecamatan Cipayung
      • Kecamatan Limo
      • Kecamatan Pancoran Mas
      • Kecamatan Sawangan
      • Kecamatan Sukmajaya
      • Kecamatan Tapos
    • WAWASAN PUBLIK
      • Parlemen
      • Pemerintahan
      • Peristiwa
      • Politik
      • Sosial
      • Suara Publik
      • Ekonomi & Bisnis
      • Infotaintment
      • Opini
Swara Pendidikan
Sunday, April 19, 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Swara Pendidikan
No Result
View All Result

BUKU PUTIH, Perjalanan 25 Tahun #Pendaki Indonesia

by SWARA PENDIDIKAN
8 August 2023
in Bogor
0
BUKU PUTIH,  Perjalanan 25 Tahun #Pendaki Indonesia

Kang Budi

        
Budi Mulyana (Kang Budi)

Swara Pendidikan (Bogor) – Usia 25 Tahun untuk sebuah komunitas tetap eksis adalah suatu pencapaian yang luar biasa. Karena membentuk dan membangun sebuah komunitas itu gampang-gampang susah.

Gampang, jika kita bisa menemukan orang-orang yang punya passion dan minat di bidang yang sama, tanpa niat lain di belakangnya. Susah, karena saat komunitas itu berjalan selalu saja ada rongrongan baik dari dalam maupun luar komunitas.

Solidnya komunitas tak terlepas dari peran para perintis, pendiri maupun para sesepuh (senior) itu sendiri. Salah satu Komunitas yang masih terjaga eksistensinya adalah Komunitas Pendaki Indonesia (#PI).

Dan dibalik itu, tak terlepas dari salah satu sosok yang bernama Budi Mulyana.

BACA JUGA

CFD Tegar Beriman: Dari Jalan Santai Menuju Gerakan Peduli Lingkungan

Resmi! ASN Bogor WFH Setiap Jumat, Pemkab Pastikan Layanan Publik Tetap Berjalan

Ojol NOC Cibinong Bersama Polres Bogor Bagikan Takjil di Depan CCP

Pameran Artefak Rasulullah SAW dan Sahabat Hadir di Bogor Selama Ramadhan 1447 H, Gratis untuk Umum

Budi Mulyana merupakan salah satu pendiri, perintis yang loyal (setia) dan masih konsisten, aktif berkomunikasi di Media Sosial #PI, masih mengikuti pergerakan dan kegiatan-kegiatannya.

Sebagai bentuk kecintaannya, rasa memiliki, rasa tanggungjawab, dia buktikan dengan meluncurkan buku putih, perjalanan 25 Tahun #Pendaki Indonesia.

Buku tersebut  dipersembahkan untuk Ulang Tahun  Perak ke  25 Tahun #Pendaki Indonesia,

Bersam sahabat

Buku yang diterbitkannya merupakan  hasil ekspresi diri, dari rasa kebanggaan, kekhawatiran, sekaligus kegelisahan diri setelah melihat dan merasakan dinamika yang ada. Sebagai  upayanya menjaga marwah perjuangan, jalinan persahabatan, dan persaudaraan.

“Hanya dengan identitas, jati diri yang akan menjadikan eksistensi diakui, dihormati dan dikenang,” ujar Budi saat ditemui awak Swara Pendidikan dikediamannya, Bogor.  Kamis (3/8/23).

Menurut Budi Mulyana (Kang Budi), ada masa dimana keberadaan itu, eksistensi kita akan memudar seiring bergulirnya waktu dan roda kehidupan.

“Saya ingin mengoreskan perjalanan panjang ini sebagai sejarah, agar generasi-generasi penerus di #Pendaki Indonesia tidak melupakan akar sejarah yang telah ditorehkan para pendahulunya,” katanya

Berdiri dari tahun 1997 dengan nama #Pendaki, kemudian pada tahun 2001 berubah nama menjadi #Pendaki Indonesia. Dari berjalannya waktu, anggota ataupun member terus bertambah, sampai akhirnya terbentuk korwil-korwil. Tidak hanya dibeberapa propinsi Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Sulawesi, tapi juga merambah ke negara, Malayasia, Singapore, Hongkong dan Jepang.

Budi mengatakan,  #PI sebuah Komunitas bisa disebut sudah sempurna, karena unsur-unsur kelengkapan sudah terpenuhi semua, salah satunya Legalitas logo dan nama sudah terdaftar yang jarang dimiliki komunitas lain.

“Buat saya, #PI sudah menjadi rumah kedua saya. Kemanapun saya pergi, akan kembali kesini juga,” katanya

bersama komunitas

Secara garis besar dari isi buku putih itu, Budi mengisahkan sejarah awal mula adanya #Pendaki Indonesia, dari sebelum adanya alat komunikasi Handphone, Media Sosial seperti sekarang ini. Waktu itu hanya mengandalkan Warung Internet (Warnet), mengadakan percakapan melalui internet Relay Chat (mIRC) sampai Warnet jadi Basecamp atau tempat pertemuan (Mepo), manakala mau sekedar Kopi Darat (Kopdar) atau mau mengadakan pendakian bersama.

Kemudian buku itupun menceritakan  terjalinnya persahabatan dan persaudaraan. dari mengadakan berbagai kegiatan di alam bebas, kegiatan sosial, sampai jalinan silaturahmi antar sesama anggota.

Buku yang menarik untuk dibaca, banyak pelajaran-pelajaran yang bisa diambil, dan yang pasti menjadi penguat atas eksistensi para anggota #Pendaki Indonesia.

“Semoga dengan terbit buku putih, perjalanan 25 Tahun #Pendaki Indonesia bisa menginspirasi. Lebih semangat lagi berkegiatan menjalin silaturahmi dalam membangun persaudaraan,” harap Budi. (Nj)

BeritaTerkait

CFD Tegar Beriman: Dari Jalan Santai Menuju Gerakan Peduli Lingkungan
METROPOLITAN

CFD Tegar Beriman: Dari Jalan Santai Menuju Gerakan Peduli Lingkungan

6 April 2026
0
0

Suasana pagi,  Ahad (5/4/26) di kawasan Jalan Tegar Beriman, Kabupaten...

Read more
Resmi! ASN Bogor WFH Setiap Jumat, Pemkab Pastikan Layanan Publik Tetap Berjalan

Resmi! ASN Bogor WFH Setiap Jumat, Pemkab Pastikan Layanan Publik Tetap Berjalan

28 March 2026
0
Ojol NOC Cibinong Bersama Polres Bogor Bagikan Takjil di Depan CCP

Ojol NOC Cibinong Bersama Polres Bogor Bagikan Takjil di Depan CCP

11 March 2026
0

Pameran Artefak Rasulullah SAW dan Sahabat Hadir di Bogor Selama Ramadhan 1447 H, Gratis untuk Umum

6 March 2026
0

Resmikan SPPG ke-9 di Cibungbulang, Bupati Bogor Dorong Penguatan Gizi dan Ekonomi Rakyat

3 March 2026
0

Sarasehan Kebudayaan Nusantara, Bupati Bogor Tekankan Sinergi Pelestarian Budaya

2 March 2026
0
Next Post
SDN Kalibaru 3 Gelar Santunan Yatim

SDN Kalibaru 3 Gelar Santunan Yatim

https://dewanpers.or.id/data

2026 © swarapendidikan.co.id

TENTANG KAMI

  • Berita
  • Disclaimer
  • KERJAMASA DAN IKLAN
  • KODE ETIK JURNALIS SWARA PENDIDIKAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • LOKER / MAGANG
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Swara Pembaca
  • swarapendidikan.co.id
  • Tentang Kami

Follow & Share

No Result
View All Result
  • Berita
  • Disclaimer
  • KERJAMASA DAN IKLAN
  • KODE ETIK JURNALIS SWARA PENDIDIKAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • LOKER / MAGANG
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Swara Pembaca
  • swarapendidikan.co.id
  • Tentang Kami

2026 © swarapendidikan.co.id