Swara Pendidikan (Jepara) – SDN 8 Suwawal terus menunjukkan komitmennya dalam melakukan transformasi pendidikan di era digital. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah pergeseran paradigma dalam proses supervisi akademik guru, dari observasi kelas konvensional menuju supervisi berbasis teknologi dengan mengintegrasikan Interactive Flat Panel (IFP).
Kepala SDN 8 Suwawal, Rina Rochiana, menjelaskan bahwa integrasi IFP bukan sekadar mengganti papan tulis konvensional dengan layar digital, melainkan sebagai upaya membangun jembatan antara kurikulum dengan karakteristik siswa masa kini yang cenderung visual, aktif, dan interaktif. Melalui perangkat ini, proses supervisi diarahkan pada kemampuan guru dalam mengoptimalkan fitur-fitur digital seperti anotasi langsung di layar, penyajian multimedia interaktif, serta mendorong kolaborasi aktif siswa dalam pembelajaran.
Dalam pelaksanaannya, SDN 8 Suwawal menerapkan tahapan supervisi yang sistematis, dimulai dari pra-observasi melalui diskusi mendalam terkait Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang dirancang khusus untuk media interaktif IFP. Selanjutnya dilakukan observasi kelas dengan pemantauan langsung terhadap strategi guru dalam mengelola pembelajaran berbasis perangkat digital. Tahap terakhir adalah pasca-observasi, berupa evaluasi berbasis data melalui rekaman layar IFP untuk menilai efektivitas proses pembelajaran secara lebih objektif dan terukur.
Implementasi supervisi akademik berbasis teknologi ini terbukti membawa dampak positif terhadap kualitas pembelajaran. Siswa terlihat lebih antusias, aktif, dan berani tampil ke depan untuk menyelesaikan tantangan di layar interaktif. Dari sisi guru, penggunaan IFP membuat proses pembelajaran lebih efisien karena tidak lagi menghabiskan banyak waktu menulis di papan tulis, sehingga fokus dapat diarahkan pada pendalaman materi dan interaksi dengan siswa.
“Supervisi ini bukan untuk mencari kesalahan, melainkan memastikan bahwa investasi teknologi di SDN 8 Suwawal benar-benar berdampak pada senyum dan kecerdasan siswa kami,” ujar Rina optimistis.
Melalui langkah inovatif ini, SDN 8 Suwawal diharapkan dapat menjadi sekolah percontohan yang modern, inklusif, dan menyenangkan, serta mampu menginspirasi satuan pendidikan lainnya di Kabupaten Jepara dan sekitarnya.




