Swara Pendidikan (Sukmajaya, Depok)– Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Komisi V, Hj. Elly Farida, S.Pd, mengadakan kunjungan ke SMAN 11 Depok, pada Selasa (10/2/2026). Kunjungan tersebut bertujuan menanamkan pemahaman sejak dini mengenai peran lembaga legislatif serta pentingnya partisipasi generasi muda dalam proses demokrasi.
Dalam paparannya, Hj. Elly Farida yang akrab disapa Bunda Elly menjelaskan secara lugas tiga fungsi utama DPRD dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, yakni fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran.
“Selama ini banyak masyarakat melihat anggota dewan hanya dari apa yang muncul di media sosial, seolah tugasnya hanya rapat. Padahal, kami memiliki tiga fungsi utama yang sangat menentukan arah kebijakan daerah,” kata Bunda Elly.
Ia menegaskan bahwa kehadirannya langsung ke sekolah merupakan langkah strategis untuk membuka wawasan siswa mengenai mekanisme kerja lembaga negara, mulai dari eksekutif, legislatif, hingga yudikatif, serta pentingnya peran DPRD dalam menentukan arah pembangunan daerah.
“Anggota dewan tidak hanya duduk dan rapat. Kami juga turun langsung ke lapangan, menyerap aspirasi masyarakat, dan melakukan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan,” ujarnya.
Menurut Bunda Elly, pendidikan demokrasi bagi pelajar sangat penting untuk menumbuhkan karakter kritis, kesadaran politik, serta pemahaman akan hak dan kewajiban sebagai warga negara sejak usia sekolah. Ia juga mengaitkan konsep demokrasi dengan teori manajemen, profesionalisme, serta etika kepemimpinan.
“Saya juga menyampaikan materi tentang manajemen dan kepemimpinan, agar siswa memahami demokrasi dan kenegaraan secara lebih utuh,” kata Bunda Elly kepada Swara Pendidikan.
Sementara itu, Kepala SMAN 11 Depok, Prapanca Adi, M.Pd, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Hj. Elly Farida atas sosialisasi dan edukasi demokrasi pendidikan yang diberikan kepada siswa-siswi SMAN 11 Depok.
“Terima kasih kepada Bunda Elly yang telah memberikan edukasi demokrasi kepada siswa-siswi kami. Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menambah wawasan mereka tentang kehidupan berbangsa dan bernegara,” ucapnya.
Prapanca berharap siswa-siswi SMAN 11 Depok tidak hanya menjadi objek dalam proses pendidikan demokrasi, tetapi juga mampu menjadi subjek yang sadar akan hak dan kewajiban sebagai warga negara.
“Siswa-siswi ini adalah calon pemimpin masa depan. Mereka harus memahami bagaimana menyikapi kebijakan pemerintah dan dinamika sosial secara cerdas dan bertanggung jawab sebagai bekal menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. (Harlis)





