Swara Pendidikan (Sawangan, Depok) – Momentum hari pertama masuk sekolah setelah libur Idulfitri dimanfaatkan SMK An Nur untuk menanamkan nilai karakter kepada siswa melalui kegiatan yang menekankan kebersamaan dan introspeksi diri, Senin (31 Maret 2026).
Sejak awal kedatangan, suasana hangat langsung terasa di lingkungan sekolah. Para siswa tampak antusias kembali beraktivitas, saling berjabat tangan dan bermaaf-maafan dengan guru maupun teman sebaya. Interaksi tersebut menjadi langkah awal dalam membangun kembali kedekatan setelah masa libur.
Alih-alih langsung memulai kegiatan belajar mengajar, pihak sekolah memilih mengawali hari dengan apel pagi, doa bersama, serta penyampaian arahan untuk membangkitkan semangat baru usai Idulfitri.
Kepala SMK An Nur, Ahmad Latip, menegaskan bahwa Idulfitri harus dimaknai lebih dari sekadar perayaan tahunan. Menurutnya, momen ini menjadi kesempatan untuk memperbaiki sikap dan meningkatkan kualitas diri.
“Pasca-Idulfitri ini harus menjadi awal perubahan ke arah yang lebih baik. Nilai-nilai seperti disiplin, tanggung jawab, dan saling menghargai harus kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga keharmonisan antara seluruh warga sekolah. Dengan hubungan yang baik antara guru dan siswa, diharapkan suasana belajar menjadi lebih kondusif dan produktif.
Respons positif datang dari para siswa yang merasa senang dapat kembali ke lingkungan sekolah. Mereka menilai kegiatan saling memaafkan memberikan energi baru dan membuat suasana menjadi lebih akrab.
“Rasanya senang bisa ketemu lagi dengan teman-teman dan guru. Tadi juga saling maaf-maafan, jadi lebih nyaman dan semangat belajar,” ujar salah satu siswa.
Melalui kegiatan ini, SMK An Nur berharap nilai-nilai positif yang ditanamkan di hari pertama sekolah dapat terus berlanjut dalam keseharian, sehingga mampu membentuk karakter siswa yang lebih baik serta mendorong peningkatan prestasi di masa mendatang. (Amr)

