Swara Pendidikan (Tapos, Depok)- SD Negeri Sukatani 7 memeriahkan puncak kegiatan Ramadan melalui Islamic Festival Ramadan V (Isfera V) yang digelar pada Jumat (13/3/2026). Kegiatan ini menjadi momentum bagi siswa untuk menumbuhkan nilai kepedulian, kreativitas, serta semangat beribadah.
Berbagai kegiatan digelar dalam acara tersebut, di antaranya pembagian takjil kepada masyarakat di sekitar sekolah, tausyiah, santunan bagi anak yatim dan dhuafa, penyerah hadiah lomba-lomba Islami yang melibatkan para siswa, talk show edukasi dari Badan Pangan Nasional (BaPaNas) tentang makanan sehat bergizi dan seimbang, serta acara buka puasa bersama.
Kepala SDN Sukatani 7, Screen Listina mengatakan, puncak kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda tahunan sekolah bertema Semarak Ramadan yang terus dikembangkan dengan berbagai kegiatan edukatif dan religius.
“Program ini sebenarnya berawal dari kegiatan sederhana. Namun, berkat dukungan dari berbagai pihak, kegiatan tersebut terus berkembang menjadi lebih besar dan memberikan manfaat bagi para siswa,” kata Screen Listina yang akrab disapa Ina.
Ia menjelaskan rangkaian kegiatan Semarak Ramadan telah dimulai sejak awal bulan Ramadan dengan penyelenggaraan Pawai Ramadan sebagai bentuk penyambutan bulan suci. Dalam kegiatan tersebut, para siswa mengikuti berbagai aktivitas seperti tarhib Ramadan, ceramah persiapan menjalankan ibadah puasa, serta dongeng Islami.

Selain itu, sekolah juga menggalang donasi kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana banjir di beberapa wilayah di Sumatra.
“Selama bulan Ramadan, kegiatan pembelajaran di sekolah juga diselingi dengan program storytelling yang mendorong siswa untuk menceritakan pengalaman hidup rukun dengan teman-temannya,” ungkap Ina.
Ina menambahkan, siswa dan guru juga melaksanakan kegiatan tadarus Al-Qur’an bersama sebelum mengikuti kegiatan pesantren kilat (sanlat). Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dapat terlaksana berkat dukungan berbagai pihak. Di antaranya kerja sama dengan Pondok Pesantren Husnul Khotimah Kuningan, Jawa Barat, serta dukungan dari Badan Pangan Nasional.
“Kami juga bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pondok pesantren dan lembaga pemerintah. Dukungan tersebut sangat membantu sehingga kegiatan dapat berjalan dengan baik,” imbuhnya.
Melalui kegiatan Islamic Festival Ramadan ini, pihak sekolah berharap para siswa tidak hanya memahami nilai-nilai keagamaan, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Harapan kami, kegiatan ini dapat menumbuhkan karakter, adab, dan akhlak yang baik pada siswa. Walaupun kegiatan pesantren kilat berlangsung singkat, semoga nilai-nilai yang diperoleh dapat terus diterapkan dalam kehidupan mereka,” tutup Ina.
Kegiatan tersebut juga melibatkan partisipasi aktif masyarakat, komite sekolah, koordinator kelas (korlas), serta berbagai mitra pendidikan. Melalui kolaborasi tersebut, sekolah berharap dapat memperkuat hubungan antara sekolah dan lingkungan masyarakat sekitar.
Pewarta : Syifa dan Alya
Editor : Nurjaya Saputra






