Beranda » INFO UTAMA » Info Pendidikan » 96 Warga Belajar Kec. Cilodong Ikut UNPK Paket C

96 Warga Belajar Kec. Cilodong Ikut UNPK Paket C

by
0 comment 365 Pembaca
Peserta UNPK Paket C kec. Cilodng foto bersama dengan staf UPTP Cilodong sebelum menuju lokasi ujian

Peserta UNPK Paket C kec. Cilodng foto bersama dengan staf UPTP Cilodong sebelum menuju lokasi ujian

SWARA PENDIDIKAN.CO.ID (CILODONG, DEPOK). Sebanyak 96 warga belajar kejar Paket C dari UPT Pendidikan Kec. Cilodong mengikuti  Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan (UNPK) Paket C Tahun 2016. Dengan seragam putih hitam, peserta UNPK paket C sudah berkumpul didepan halaman kantor UPT Pendidikan kec. Cilodong untuk  diberangkatkan ke SMPN 19 Pancoranmas, tempat lokasi ujian Kejar Paket C. Senin (4/4/2016).

“Ujian nasional kejar paket C sama dengan UN  SMA/MA/SMK, Cuma perbedaannya hanya diwaktu pelaksanaan saja. Kalau UN SMA/MA/SMK dimulai pukul 07.30 s.d 13.00 WIB sementara untuk UNPK Paket C dimulai pukul 13.30 s.d 18.00 Wib. Untuk lokasi UNPK Paket C ditempatkan dibeberapa titik di kecamatan Pancoran Mas. Dan untuk peserta UNPK dari kec. Cilodong, lokasinya di SMPN 19,” jelas Lasmini, Kasubag TU kec. Cilodong.

 “Jumlah peserta dari kecamatan Cilodong yang mengikuti UNPK tahun ini sebanyak 96 orang, terdiri dari 44 pria dan 52 wanita. Sedangkan untuk peserta tertua, bernama ibu Nidah, 52 tahun,” sambung Hj. Suryati Kordinator paket C kec. Cilodong.

Sugiyono, peserta UNPK Paket C

Sugiyono, peserta UNPK Paket C

“Semoga mereka bisa lulus ujian semua, karena setiap minggu mereka rajin. Dan bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Karena tujuan pendidikan kesetaraan adalah memberikan kesempatan belajar yang seluas-luasnya bagi masyakat putus sekolah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan sehingga memiliki kemampuan setara dan dapat meningkatkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” tambah Lasmini dan Hj. Suryati.

Ditempat sama, Sugiyono, salah seorang Peserta UNPK yang bekerja sebagai sekurity di PT. Cargos mengaku bersyukur bisa mengikuti ujian tahun ini. Pasalnya kata Sugiyono, pendidikan kesetaraan merupakan pendidikan nonformal dengan standar kompetensi lulusan yang sama dengan sekolah formal.

Dia juga mengucapkan terimakasih kepada pemerintah Kota Depok yang telah menyelenggarakan program kejar paket ini secara gratis. Dan menghimbau kepada rekan-rekannya yang belum memiliki ijazah untuk segera mendaftarkan diri untuk mengikuti program kesetaraan ini. (gus)

Tinggalkan Pesan

Artikel Terkait