Swara Pendidikan (Sawangan, Depok)- Sebanyak 133 siswa kelas XII SMK Insan Madani dari jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran (BDP) serta Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran (OTKP) mengikuti Uji Kompetensi Keahlian (UKK) selama dua hari, Senin hingga Selasa (13–14/4/2026).
Pelaksanaan UKK berlangsung tertib dengan melibatkan penguji dari dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mengukur kompetensi siswa sebelum dinyatakan lulus.
Ketua pelaksana UKK, Dwi Tulus Setiorini menjelaskan seluruh peserta mengikuti ujian sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh sekolah.
“133 siswa mengikuti UKK. Untuk hari Senin, jurusan BDP diuji oleh Wira Santosa, S.Pd., sedangkan hari Selasa untuk jurusan OTKP diuji oleh Drs. Sobirin, AT, MM dan Bela,” jelas Dwi, Senin (13/4/2026).
Menurut Dwi, keterlibatan penguji dari kalangan profesional bertujuan agar hasil UKK memiliki standar yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Ia juga menekankan pentingnya sikap jujur, disiplin, dan tanggung jawab selama pelaksanaan ujian.
“Kami berharap siswa dapat mengikuti UKK dengan jujur dan disiplin, sehingga hasil yang diperoleh optimal. UKK ini juga sangat penting sebagai bekal untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi maupun memasuki dunia kerja, serta menjadi bagian dari penilaian ijazah,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Bina Insan Madani, Otong Sugiarto mengingatkan para siswa untuk memanfaatkan kesempatan UKK dengan sebaik-baiknya.
“Ikuti kegiatan sesuai jadwal, datang tepat waktu, dan kerjakan dengan penuh tanggung jawab. Gunakan waktu UKK ini dengan baik agar hasil yang diperoleh maksimal,” pesannya.
Melalui pelaksanaan UKK ini, diharapkan lulusan SMK Insan Madani memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar industri dan siap bersaing di dunia kerja. (Dib)

























