Home / Berita Pilihan / Tanamkan Budaya Luhur SMPN 1 Sukses Gelar Shokat Festival
klik disini

Tanamkan Budaya Luhur SMPN 1 Sukses Gelar Shokat Festival

Swara Pendidikan.co.id – (Panmas/Depok)

Kegiatan tahunan pentas seni yang digelar untuk mengembangkan bakat dan kreativitas siswa/i pada tahun 2017 ini lebih menampilkan ciri khas budaya Indonesia hal itu disampaikan Kepala SMPN 1 Nandang Hernadilaga disela acara yang bertajuk Kaum Muda Bangga Berbudaya (Kama Gaya) Sabtu (16/12).

Acara pensi sendiri dinamakan Shokat Festival sebagai ciri khas kegiatan pentas seni diSMPN 1 Depok. Dan setiap tahunnya berkembang sesuai tema yang diinginkan siswa/i sekaligus sebagai upaya menggali potensi kelas seni yang baru dua tahun berjalan,”terang Kepala SMPN 1 Nandang Hernadilaga.

Nandang menilai prestasi siswa/i tidak boleh dilihat dari aspek akademis saja. Sebab, masih banyak prestasi lainnya yang bisa ditampilkan dalam bentuk lain, salah satunya dengan menampilkan potensi mereka dibidang seni, banyak budaya luhur yang harus ditanamkan sehingga generasi kita memiliki identitas budaya,”nilainya.

“Keberhasilan siswa bukan hanya dari nilai akademis saja. Makanya, kami mensupport Shokat Festival yang didukung para guru juga orang tua siswa sehingga para siswapun dapat menunjukkan talentanya masing – masing, selain itu menjadi ajang seleksi bagi siswa untuk dipilih pada ajang lomba seni baik tingkat kota dan seterusnya,”pungkas Kepala SMPN 1.

Tempat yang sama menurut Kecuk Tri Prasetya selaku Pembina Kesiswaan yang didampingi Alif Fathoni Ketua Panitia menjelaskan Shokat yang berarti selalu harus optimis kesuksesan akan tercapai. Memberikan spirit bagi siswa/i dan para guru agar dapat bekerjasama yang baik dalam kegiatan belajar baik akademik dan non akademik.

“Karena itu pihak sekolah memberikan ruang berekspresi kepada para siswa sekaligus menyiapkan program kelas seni dan mengoptimalkan kegiatan ekstra kurikuler,”jelas Kecuk.

Kedepannya Pembina Kesiswaan berharap dengan memberikan kesempatan yang lebih pada siswa untuk mengembangkan talentanya khususnya pada bidang seni dan budaya. “Saat ini generasi muda lebih banyak mengingat seniman atau artis asing, karena itu dengan adanya Shokat Festival mengingatkan generasi muda bahwa bangsa Indonesia memiliki kekayaan kesenian dan budaya, serta menghargai para seniman atau budayawan bangsanya,”harap Kecuk.

Secara bergantian Alif Fathoni selaku Ketua Panitia mengatakan kalangan kaum muda jangan sampai lupa akan budaya bangsanya, karena itu shokat festival yang bertajuk kama gaya untuk mengingatkan pentingnya mencintai budaya sendiri,”ujar Alif.

Ia berharap Shokat Festival selain dapat menyalurkan bakat siswa juga dapat berkarya dan mampu berkompetisi dengan sswa dari sekolah lainnya,”harap Alif yang duduk dikelas IX.

Sementara itu Shokat Festival menampilkan berbagai seni dan budaya, tari jaipong,tari bajidor, kawi,tari saman dan demo ekskul olahraga seperti beladiri, theater, perkusi, band performing dan modern dance, serta pembagian door prize (syah)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.