Home / Berita Terkini / RAYAKAN HUT RI Ke-73, RW 06 LOMBA KREASI TUMPENG

RAYAKAN HUT RI Ke-73, RW 06 LOMBA KREASI TUMPENG

Swara Pendidikan.co.id (BOGOR)  –  Sudah menjadi tradisi dari tahun ke tahun bangsa Indonesia dalam merayakan  hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia, selalu semarak dengan berbagai kegiatan dan lomba sebagai simbol semangat perjuangan para pahlawan dalam meraih kemerdekaan.

Tak terkecuali disalah Rukun Warga, tepatnya dikampung Jatake RW 06, desa Cimanggu Satu, Kec Cibungbulang. Turut berpartisipasi mengadakan lomba kreasi nasi tumpeng dalam rangka menyambut HUT RI ke-73  dihalaman Mesjid Al-Hidayah. Kamis,(16/08/18).

Acara yang berlangsung malam hari itu, tercatat 25 tumpeng yang dipertandingkan, dengan pembagian kriteria nilai, yaitu: Penampilan sajian, cita rasa, dan kelengkapan/menu seimbang.

Menurut salah satu Team panitia, Endang Suhendar, menyatakan, perlombaan ini, merupakan kreatifitas baru karena lomba tumpeng, baru pertama kali diadakan dilingkungannya.

“Sebenarnya Lomba ini diadakan, tumpengnya itu untuk dimakan bersama setelah tasyakuran, sebagai bentuk syukur dengan tidak lupa mendo’akan para pahlawan.” jelasnya

Lebih lanjut, E. Suhendar menjelaskan tujuan dari lomba tumpeng, supaya terjalinnya keakraban, mempererat tali silaturahmi.

“Semuanya terlibat diacara ini, ibu-ibunya perkelompok 5 orang, buat satu tumpeng, bapak-bapaknya mengadakan do’a bersama, dan anak-anaknya terlibat dikepanitian,” sambungnya

Hal yang senada diungkapkan ketua RW 06, Dudung, saat diminta keterangannya oleh awak media, “bahwa lomba nasi tumpeng ini, bukan mencari siapa juaranya dan apa hadiahnya, tapi bagaimana bisa berkumpul bersama.”
”Yang tadinya gak pernah ketemu bisa berjumpa disini, yang biasanya gak tegur sapa, disini bisa ngobrol lagi.”ungkapnya

“Malam ini kita berkumpul disini, besok pagipun kita berkumpul lagi disini untuk pertama kalinya akan melaksanakan upacara peringatan HUT RI dilingkungan sendiri.” tandasnya

Dudung berharap, dengan rangkaian acara ini, rasa gotong royong tetap tumbuh dimasyarakat dan terus menjaga kesatuan dan persatuan seperti yang telah dicontohkan orang-orang terdahulu.

“Semoga kedepannya bisa lebih baik dan lebih meriah lagi, terimakasih kepada seluruh warga yang telah proaktif dan juga pihak-pihak yang mendukung keberlangsungan acara,” pungkasnya (Nurjhoy).

Leave a Reply

Your email address will not be published.